PEKANBARU - Ancaman Elnino yang akan kembali melanda wilayah Provinsi Riau pada tahun 2016 membuat Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Riau mulai siaga untuk antisipasi kekeringan. Riau pun tidak menutup kemungkinan akan kembali mengimpor beras untuk ketahanan pangan.

"Tahun 2016 Elnino diperkirakan melanda wilayah Riau, itu sesuai prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika. Kalau kemarau panjang, tentunya kita harus memikirkan ketahanan pangan kita," papar Kepala Disperindag Riau, Muhammad Firdaus, kepada GoRiau.com, Selasa (29/12/2015) di Pekanbaru.

Sambung Firdaus, hingga saat ini banyaknya impor belum bisa diperkirakan. Hal ini disebabkan karena impor akan dilakukan sesuai kondisi iklim dan kesediaan pangan yang ada di Riau. Saat kemarau panjang, Firdaus mengkhawatirkan banyak sawah yang kering dan akan berimbas pula pada perkebunan yang merupakan sektor pangan. 

"Rencana impor pasti ada untuk jaga-jaga disaat musim kekeringan. Jumlahnya tergantung kebutuhan kita dan seberapa buruk dampak Elnino untuk wilayah Riau," jelasnya lagi.

Sementara itu, hingga akhir tahun 2015 ini, ujar Firdaus, ketersediaan pangan dan sembako di Riau masih mencukupi dan tidak ada masalah, baik itu meliputi stok dan harga.

"Stok sembako aman, harga juga stabil. Insya Allah tidak ada masalah menjelang pergantian tahun 2016 ini," tutup Firdaus. ***