PEKANBARU - Berbagai alasan pemotor untuk menghindari ditilang polisi saat razia besar-besaran penggunaan helm di kawasan tertib lalu lintas, Jalan Diponegoro, Pekanbaru, Riau, Minggu (3/4/2016) malam.

Ada yang berdalih pergi membeli makan, anak anggota polisi hingga pacar dari oknum anggota. Meski demikian, itu tidak mengendurkan aparat polisi lalu lintas Polresta Pekanbaru untuk memberikan tilang, lantaran tidak menggunakan helm.

Tak sampai satu jam razia dilaksanakan, sudah 80 unit kendaraan berhasil terjaring razia. Rata-rata mereka mengaku tahu bakal ada operasi ini, namun tetap bandel dengan tidak memakai alat keselamatan berupa helm.

Satu persatu mereka coba menghubungi keluarga dan kenalan, dengan maksud agar lolos dari penertiban. Tapi percuma saja, petugas dengan tegas memberikan tilang. Bahkan ada beberapa unit yang terpaksa diangkut lantaran tak satupun membawa identitas.

"Total ada 80 kendaraan kita tilang. Ada beberapa juga yang kita bawa ke kantor karena pengendaranya tak satupun membawa surat pengganti. Fokus kita untuk menertibkan pemotor yang tidak memakai helm saat malam hari," ungkap Kasatlantas, Kompol Zulanda di lokasi razia.

Razia ini, sambung Zulanda kepada GoRiau.com, tidak hanya malam hari ini saja, namun setiap malam dengan lokasi yang berbeda-beda. "Nanti tiap minggu kita evaluasi, sampai pengendara bisa tertib semuanya, pakai helm saat malam hari," ungkap dia. ***