PEKANBARU, GORIAU.COM - Meski Herman Dzumafo Epandi sudah melakukan pertemuan dengan manajemen baru PSPS, Minggu (5/1/2013) di Pekanbaru, namun dirinya mengaku masih trauma dengan klub yang menjadi kebanggaan masyarakat Riau khususnya Pekanbaru tersebut.

Dzumafo mengaku trauma jika kejadian yang sama akan dialaminya kembali jika nantinya resmi menerima pinangan PSPS Pekanbaru untuk mengarungi liga di Divisi Utama. Dimana masalah tunggakan gaji yang tidak berujung sampai saat ini.

"Saya masih trauma dengan PSPS, karena takut terulang lagi kejadian ketika saya memaksakan diri untuk berlabuh ke klub lain. Sampai saat ini tunggakan gaji saya belum juga dibayarkan," kata Dzumafo kepada GoRiau.com.

Dirinya mengatakan, PSPS masih menyisakan hutang kepadanya sebesar enam bulan tunggakan gaji. "Terhitung enam bulan gaji saya belum dibayarkan PSPS, berharap ini bisa diselesaikan," kata Dzumafo menambahkan.

Disinggung mengenai tawaran manajemen yang baru untuk kembali mendatangkannya, Dzumafo mengaku masih menaruh simpati dan rasa hormat kepada PSPS. "Saya hormat dengan PSPS, namun masih ada sedikit ketakutan yang membayangi," sambungnya.

Diberitakan sebelumnya, Manajer PSPS Pekanbaru, Deni Septiadi mengklaim telah menemukan titik terang untuk kembali memakai jasa Dzumafo di PSPS musim depan. Hanya saja belum ada titik temu menetapkan berapa nilai kontrak yang akan disepakati.(tri)