PEKANBARU, GORIAU.COM - Pengprov Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Riau mengatakan keputusan yang diambil PB PODSI melakukan pengunduran Kejurnas Dayung 2013 ke tahun ini merupakan langkah yang tepat.

Pasalnya, setiap daerah bisa mempersiapkan diri lebih matang menghadapi iven tahunan tersebut. Ditambah lagi memberikan kesempatan kepada pedayung-pedayung mereka yang berada di pelatnas bisa ikut serta membela daerah mereka masing-masing.

"Kalau jadi dilaksanakan sesuai jadwal, tentunya persiapan akan mepet dan para pedayung andalan masing-masing daerah tidak bisa membela kampung halaman mereka. Jadi karena SEA Games sudah selesai, peluang mereka untuk tampil tergantung daerah masing-masing," ujar Ketua Harian Pengprov PODSI Riau, Sanusi Anwar, Senin (6/1/2014).

Kejurnas Dayung 2013 sebenarnya berlangsung pada 16-22 Desember. Namun karena kesibukan masing-masing pengurus pusat mendampingi tim dayung Indonesia di SEA Games Myanmar, maka kejurnas tersebut diundur pada 26 Januari - 12 Februari 2014 di Cipule, Jawa Barat.

Dirinya mengatakan, jajaran pelatih harus memaksimalkan para pedayung Riau yang tampil di SEA Games ikut andil pada kejurnas kali ini. "Saya tekankan kepada pelatih seperti itu, tujuannya untuk mendapatkan pembinaan dari KONI Riau," tutur Sanusi.

Dijelaskannya, bagi atlet yang berhasil menyumbang medali bagi Riau pada iven tahunan atau agenda resmi PB, maka peluang untuk masuk dalam daftar atlet pembinaan khusus KONI Riau cukup besar. "Ini yang harus kita kejar agar mereka masuk dalam daftar KONI Riau," sambung Sanusi.(tri)