SELATPANJANG, GORIAU.COM - Duh, ada-ada saja ulang ibu muda yang satu ini. Bukannya mengajari anaknya untuk berbuat baik, eh.., malah, dengan tega mengajak anak pergi mencuri uang orang. Dari berbagai aksi yang dilakukan lewat kerjasama yang apik itu, apes, saat berakhir di Desa Telaga Baru, Rangsang, Kepulauan Meranti, mereka apes dan akhirnya ketangkap polisi.

Pelaku yang diketahui bernama Nur (26) ini sudah sering melakukan aksinya. Nur dan anaknya yang masih berumur 8 tahun itu, melakukan aksi di kedai-kedai yang ada di Kepulauan Meranti. Anehnya, uang yang dicuri pun tak banyak, hanya hasil kedai yang tak seberapa.

Kepolsek Rangsang Barat Muda Siregar, Senin (18/3/2013) mengungkapkan, dalam aksi yang dilakukan tersangka, pelaku selalu mengincar korbannya dengna membidik aktifitas pemilik. Setelah yakin uang bisa diraih, maka Nur dan anaknya akan beraksi.

Seperti di Telaga Baru, Nur berpura-pura membeli bensin hingga tiga botol. Saat pemilik kedai mengisi minyak ke tangki motornya itulah, anaknya beraksi membuka laci dan sekaligus mengambil uang yang sudah dalam plastik tersebut, dan si anak pun langsung merapat ke ibunya.

Dan ketika pemilik kedai selesai mengisi minyak tersebut, anak tersangka pun naik ke kenderaan sambil menyelipkan pladsik uang ke dalam jaket ibunya itu. Ibu ini pun membayar uang minyak dengan uang pas. Kemudian langsung tancap gas. Bayar minyak sengaja dilakukan dengan uang pas dengan tujuan agar pemilik kedai tidak lagi membuka laci untuk menukar uang. Setelah mengisi minyak, pelaku dan anaknya tancap gas menuju pelabuhan.

Namun naas pada aksinya kali ini, beberapa lama kemudian pemilik kedai kembali membuka laci uangnya dan menemukan uangnya sudah habis. Curiga dengan Nur, korban pun segera melapor ke pembantu Polsek di Peranggas.

Dengan menginformasikan bahwa ada seorang ibu dan anak laki-lakinya telah membawa kabur uang dari laci kedainya, itu, petugas langsung beraksi. Lantas melaporkan hal itu kepada polisi, sekaligus menelepon pemilik pompong yang sudah di tengah laut untuk kembali merapat ke pelabuhan. Ternyata benar ibu muda bersama anaknya itu telah berada di motor pompong hanya menunggu beberapa menit lagi untuk sampai ke Selatpanjang, namun nasib apes bagi mereka kali ini harus berurusan dengan polisi.

Dari hasil pemeriksaan sementara, ibu muda berinisial Nur tersebut kepada petugas mengakui perbuatannya itu telah dilakukan sejak lima tahun terakhir.

Tersangka saat ini telah mendekam di terali besi Polsek Tebingtinggi Selatpanjang untuk proses hukum selanjutnya. Sementara anaknya tidak ikut ditahan dan akan dijadikan saksi di pengadilan. ''Adapun alamat tersangka berada di Desa Gogok Kecamatan Tebingtinggi Barat,'' terang Muda Siregar. (kpt)