SELATPANJANG, GORIAU.COM - Meski masih dalam kondisi kelebihan daya, tapi listrik di Selatpanjang dan sekitarnya, Rabu (13/8/2014) pagi sering padam. Rupanya, sebanyak dua arrester atau pengaman travo pecah disambar petir, Rabu pagi itu.
Seperti diakui Kepala PLN Ranting Selatpanjang, Doddy Prariyadi yang dikonfirmasi wartawan, Rabu. Kata Doddy, kejadian itu terjadi pada pagi hari kemarin saat hujan turun. Lighting Arrester (LA) itu tambah Doddy, digunakan untuk pengamanan saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) terhadap gangguan petir.
"Setelah kita cek, travonya aman. arrester ini semacam pengaman petir untuk travo," ucapnya.
Saat ini arrester tersebut sedang diupayakan untuk diganti. Sehingga tetap dapat melindungi travo tersebut.
"Dua travo yang menjadi sasaran petir ini terjadi di Gogok, Kecamatan Tebing Tinggi Barat di dekat pembangkit kita yang ada disana. Mudah-mudahan bisa kita atasi segera," jelasnya.
Terkait terjadinya pemadaman listrik beberapa kali sejak Rabu pagi kemarin, Doddy  mengaku bahwa terjadi gangguan pada jaringan listrik. Sehingga pihaknya terpaksa mencari tahu gangguan tersebut.
"Ada gangguan jaringan. Kita juga belum tahu gangguannya seperti apa, kita juga masih mencari tahu," tambahnya.
Untuk diketahui, walaupun hanya beberapa menit, namun listrik padam beberapa kali. Dari pantauan wartawan setidaknya listrik padam sebanyak empat kali sejak Rabu pagi kemarin, hingga sore harinya.
***