TELUKKUANTAN - Kosongnya kepengurusan Partai Amanat Nasional (PAN) di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau sangat berdampak buruk terhadap masa depan partai. Kondisi ini menuai perhatian dari seluruh kader PAN yang ada di Kuansing.

Seperti yang disampaikan Andi Nurbai. Tidak seharusnya, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Riau melakukan pembiaran terhadap PAN Kuansing.

"DPW PAN Riau harus arif putuskan siapa yang akan menahkodai PAN Kuansing," ujar Andi Nurbai kepada GoRiau.com, Rabu (1/6/2016) siang di Pekanbaru.

Dikatakan Andi, PAN Kuansing memiliki sejarah tersendiri. Dimana, jelang kongres Bali, dirinya dipecat sebagai ketua oleh Herliyan Saleh yang saat itu Ketua DPW Riau dan sekarang sedang dipenjara.

"Hal ini kita persoalkan dalam kongres Bali. Waktu itu, Amien Rais, Zulkifli Hasan, Mufari Harahap, Yandri Susanto dan Azman Abnur berjanji akan memulihkan Andi Nubai sebagai ketua," tutur Andi.

"Karena mekanisme pemberhentian yang salah, maka mereka berjanji akan melakukan pemulihan melalui Musda," tambah Andi.

Karena itu, Ketua Komisi C DPRD Kuansing ini minta agar DPW PAN Riau arif dan bijaksana dalam mengambil keputusan. Ia juga berharap, kepengurusan DPD PAN Kuansing segera terbentuk.***