PEKANBARU – Anggota Komisi I DPRD Pekanbaru dari Fraksi Golkar, Syafri Syarif, mendukung rencana Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menggelar kegiatan retreat atau pembekalan bagi ketua RT dan RW terpilih.

Menurut Syafri, kegiatan tersebut penting untuk memberikan pemahaman kepada para ketua RT dan RW yang baru terpilih mengenai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) mereka sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat.

"Bagus itu, biar RT dan RW yang baru terpilih tahu tupoksinya," kata Syafri kepada Goriau, Sabtu (6/6/2026).

Ia mengaku telah mengetahui rencana kegiatan tersebut sejak lama. Bahkan, menurut informasi yang diterimanya, retreat direncanakan berlangsung di kawasan Bumi Perkemahan Danau Khayangan, Pekanbaru.

Meski mendukung, Syafri mengingatkan agar pelaksanaan retreat tidak hanya menjadi kegiatan seremonial yang menghabiskan anggaran tanpa memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Menurut dia, indikator keberhasilan retreat harus dapat diukur dari peningkatan kinerja para ketua RT dan RW setelah mengikuti pembekalan.

"Kita lihat kinerjanya setelah retreat, baik dalam menjalankan tugas pokok maupun dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kemudian keaktifannya di tengah-tengah masyarakat, serta kemampuannya memberikan solusi dalam menyelesaikan suatu masalah," ujarnya.

Syafri menilai RT dan RW merupakan garda terdepan pemerintahan yang paling dekat dengan masyarakat. Karena itu, mereka harus mampu menjadi tempat pertama bagi warga untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi.

"Karena RT dan RW tempat masyarakat pertama kali untuk mengadu," katanya.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, mengatakan Pemko Pekanbaru berencana menggelar retreat bagi ketua RT dan RW terpilih setelah pelantikan serentak yang dijadwalkan dalam waktu dekat.

Menurut Markarius, kegiatan tersebut bertujuan menyamakan persepsi para ketua RT dan RW yang baru terpilih agar mampu menjalankan tugas dengan baik serta memahami peran strategis mereka dalam pelayanan pemerintahan di tingkat masyarakat.

Ia menyebut terdapat tiga poin utama yang akan menjadi materi pembekalan, yakni membangun sikap melayani masyarakat, meningkatkan rasa tanggung jawab, dan memperkuat disiplin dalam menjalankan tugas.

"Pertama bagaimana memunculkan sikap melayani masyarakat, yang kedua tanggung jawab, dan yang ketiga disiplin. Bagaimanapun masyarakat berharap kualitas pelayanan yang lebih baik," kata Markarius.

Selain pembekalan, Pemko Pekanbaru juga tengah mengkaji berbagai bentuk dukungan terhadap kesejahteraan ketua RT dan RW agar sejalan dengan beban tugas yang diemban.

Rencana retreat tersebut merupakan inisiatif Pemko Pekanbaru dan bukan arahan langsung dari pemerintah pusat. Pemko menilai kegiatan serupa telah diterapkan di sejumlah daerah untuk memperkuat kapasitas aparatur pemerintahan hingga tingkat paling bawah.

Saat ini, Pemko Pekanbaru masih menuntaskan proses sanggahan hasil pemilihan RT dan RW sebelum pelantikan serentak dilaksanakan. Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyebut terdapat 19 sanggahan yang masuk dan masih dalam proses penyelesaian.

Pemko menargetkan seluruh tahapan administrasi dapat segera dirampungkan sehingga pelantikan serentak dan pembekalan bagi RT dan RW terpilih dapat dilaksanakan dalam waktu dekat. ***