
BENGKALIS, GORIAU.COM - RSUD Bengkalis minta untuk terus meningkatkan layanan kepada para pasien yang berobat ke rumah sakit milik daerah tersebut. Sebab masih ada saja keluhan yang disampaikan masyarakat menyangkut pelayanan yang diberikan rumah sakit.
'Kita juga jangan menutup mata atas berbagai kekurangan yang masih terjadi. Saya merasakan itu ketika memang ada saudara saya yang berobat di RSUD, makanya saya berharap pelayanan rumah sakit terutama petugas medisnya kepada pasien atau keluarga pasien terus ditingkatkan,'' ujar Ketua Komisi IV DPRD Bengkalis, Sofyan kepada sejumlah wartawan, Kamis (20/6/2013).
Ia menyadari bahwa bekerja di tempat-tempat layanan umum seperti rumah sakit tidaklah mudah, mereka sentiasa berhadapan dengan berbagai ‘kerenah’, baik dari pasien maupun keluarganya. ''Tapi jangan itu dijadikan pembenaran untuk kita berbuat tidak santun saat melayani pasien, sebab meraka yang datang ke rumah pasti juga dirudung masalah,'' imbuhnya.
Hal lain yang perlu diakukan manajemen RSUD Bengkalis menyimpan data base siapa saja yang selama ini menjadi pendonor darah, baik itu pendonor aktif maupun pasif. Hal itu juga berlaku bagi PMI Bengkalis, yang setiap tahun menerima kucuran dana hibah dari pemerintah.
''Tidak semua pasien yang berobat ke RSUD itu memiliki kenalan atau saudara di Bengkalis. Seringkali mereka kebingungan dan pontang panting ketika dokter mengharuskan mereka mencari persediaan darah untuk pasien. Gunanya data base ini, rumah sakit atau PMI tinggal merekomendasikan siapa saja yang bisa dihubungi ketika membutuhkan darah sesuai golongan darah, saya rasa hal-hal semacam ini akan sangat membantu,'' saran Sofyan.
Selain persoalan layanan, Sofyan juga melihat kesan acuh dari manajemen rumah sakit terhadap kondisi dan kenyamanan kamar pasien. Dirinya melihat kamar pasien tanpa gorden jendela, gorden pembatas antara tempat tidur satu dengan yang lainnya, serta kamar dinding yang kurang bersih.
''Padahal kamar pasien ini untuk kelas II dan membayar. Artinya, pasien tidak menggunakan jasa Jamkesmada. Hal-hal semacam ini sejatinya menjadi perhatian rumah sakit agar mereka yang berobat merasa lebih nyaman dan dilayani dengan baik,'' harapnya. (jfk)