BAGANSIAPIAPI - Bercermin dengan adanya musibah salah satu balita yang meninggal diduga malnutrisi.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rohil, di tahun 2016 ini akan memfokuskan penganggaran dana daerah ke bidang pendidikan dan kesehatan masyarakat. Penganggaran yang cukup besar ini akan membenah beberapa lini.

Seperti disampaikan wakil ketua DPRD Syafruddin kepada GoRiau.com beberapa waktu lalu, bahwa jajaran legislative sudah menyepakati akan melakukan pembenahan di dunia pendidikan dan akan member perhatian lebih kepada kesehatan masyarakat.

“Dari keputusan yang kita ambil beberapa waktu lalu, kita akan fokus penyaluran dana di bidang kesehatan dan pendidikan. Dengan penganggaran dana yang cukup besar diharapkan nanti bisa membenahi berbagai lini, “kata Syafruddin pada hari Senin (18/4/2016).

Dikatakan wakil ketua DPRD dari fraksi PKB ini menambahkan, secara teknis penggangaran yang sudah dilakukan oleh DPRD diharapkan nantinya bisa terealisasi dengan baik oleh dinas terkait.

DPRD Rohil kata Syafruddin juga telah menerima surat dari provinsi terkait penambahan anggaran untuk bidang kesehatan itu juga meliputi kesejahteraan petugas kesehatan.

Untuk itu Dewan Rohil akan mengajukan kepada pihak pemerintah daerah dan pihak kesehatan agar nantinya setiap karyawan yang bekerja di Puskesmas Pembantu yang ada di pelosok-pelosok agar bisa diperhatikan dan difasilitasi oleh pemerintah.

“Artinya agar mereka lebih nyaman dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab dan tidak terbebani dengan permasalahan-permasalahan yang bersifat pribadi dan prinsipi yang berujung dengan kesalahan dan ketidaknyaman masyarakat, “tutup Syafruddin. ( Adv/DPRD)