
PEKANBARU – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPH) Provinsi Riau akan membuka layanan vaksinasi rabies gratis bagi hewan peliharaan di area Car Free Day (CFD) Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, tepatnya di depan Perpustakaan Soeman HS, Ahad (25/1/2026).
Kepala DPH Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan hewan sekaligus pencegahan penyakit rabies yang berpotensi menular ke manusia.
“Nanti akan ada stan vaksinasi rabies hewan peliharaan di CFD Pekanbaru. Kami ingin masyarakat lebih mudah mengakses layanan kesehatan hewan, tanpa harus datang ke fasilitas khusus,” ujar Mimi kepada Goriau, Jumat (22/1/2026) sore.
Menurut Mimi, pihaknya menyiapkan sebanyak 200 dosis vaksin rabies gratis. Jumlah tersebut disesuaikan dengan keterbatasan waktu pelaksanaan CFD yang hanya berlangsung beberapa jam.
“Target kami sekitar 200 dosis. Waktu CFD cukup singkat, jadi kami sesuaikan agar pelayanan tetap optimal dan tertib,” kata Mimi.
Mimi menambahkan, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada vaksinasi, tetapi juga edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga kesehatan hewan peliharaan dan keamanan pangan asal hewan.
“Selain vaksinasi, kami juga melakukan sosialisasi dan edukasi tentang pangan ASUH, kesehatan hewan peliharaan, serta memperkenalkan berbagai produk asal hewan kepada masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan ini melibatkan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI), Universitas Riau melalui Fakultas Kedokteran Program Studi Kesehatan Hewan, serta Komunitas Reptil Pekanbaru. Menurut Mimi, kolaborasi lintas pihak ini menjadi bagian dari pendekatan edukatif yang lebih luas.
“Kami ingin masyarakat melihat bahwa urusan kesehatan hewan itu luas, tidak hanya soal vaksin, tetapi juga tentang bagaimana hewan dipelihara dengan baik dan aman,” kata Mimi.
Untuk mengikuti vaksinasi rabies gratis, Mimi menjelaskan bahwa pemilik hewan peliharaan cukup menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Sementara hewan yang akan divaksin harus dalam kondisi sehat, berusia minimal tiga bulan, tidak dalam keadaan bunting, serta dibawa menggunakan pet cargo atau kalung pengaman.
“Kami mohon kerja sama pemilik hewan agar membawa hewan dalam kondisi aman dan tertib, supaya proses vaksinasi berjalan lancar,” ujarnya.
Mimi berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa kesehatan hewan berkaitan erat dengan kesehatan manusia.
“Hewan yang sehat akan melindungi keluarga dan lingkungan sekitarnya. Itu yang ingin terus kami dorong melalui kegiatan seperti ini,” kata Mimi.
Kegiatan ini mengusung tema “Warga Peternakan dan Pecinta Hewan Menyapa: Hewan Sehat, Pangan ASUH, Masyarakat Terlindungi.” ***