
MATARAM – Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Mataram (FK Unram), dr Rika Hastuti Setyorini, MKes, ditemukan tewas di atas batu di Pantai 3 Setangi, Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (15/4/2022) pagi, sekitar pukul 09.00 WITA.
Dikutip dari pojoksatu.id, dokter kelahiran 18 Januari 1984 itu merupakan warga RT 04 Desa Telagawaru, Kecamatan Labuapi, Lombok Barat.
Jenazah dr Rika dievakuasi oleh tim SAR bersama unsur TNI, Polri, pemadam kebakaran, dan warga setempat.
''Kami berangkatkan tim rescue untuk membantu proses evakuasi bersama potensi SAR yang sudah berada di lokasi penemuan,'' PH Kepala Kantor SAR Mataram, kata Nanang Sigit.
Proses evakuasi selesai pukul 11.30 WITA. Selanjutnya jenazah dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan visum luar.
Suami korban, Listianto Ardi mengatakan istrinya meninggalkan rumah pada Kamis (14/4/2022) pukul 14.30 WITA menggunakan sepeda motor Yamaha Jupiter Z Putih DR 6980 HN.
Saat meninggalkan rumah, dr Rika memakai baju warna biru, sandal jepit warna putih hijau, dan jilbab warna cokelat.
PH Kepala Kantor SAR Mataram Nanang Sigit mengatakan, tubuh korban ditemukan telentang di atas batu di pinggir Pantai Setangi.
"'Kami berangkatkan tim rescue untuk membantu proses evakuasi bersama potensi SAR yang sudah berada di lokasi penemuan mayat,'':ujar Nanang Sigit, Jumat.
Jenazah korban pertama kali ditemukan nelayan yang melintas di kawasan tersebut.
Tim SAR bersama dengan unsur TNI, Polri, Pemadam Kebakaran dan warga setempat lainnya mengevakuasi jenazah dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara.
''Pertama kali ditemukan nelayan yang sedang memancing bersama keluarganya. Selanjutnya diberitahukan ke penjaga pantai dan diteruskan ke Polsek Pemenang," kata Nanang.
Usai divisum di RS Bhayangkara, jenazah dr Rika diserahkan ke keluarga dan dimakamkan di kampung halamannya di Desa Telagawar, Lombok Barat.
Kepala Dinas Kesehatan NTB dr H Lalu Hamzi Fikri membenarkan jika korban merupakan dosen Fakultas Kedokteran Unram. Hanya saja, dia tidak mengenalnya secara dekat.
Kasus penemuan mayat dr Rika ini sudah dalam penyelidikan Polsek Pemenang.
''Sementara penyebab kematian masih dalam penyelidikan. Laporan keluarga, korban sempat hilang Kamis sore dan kisaran waktu kematian diduga pada malam hari,'' ujar Kanit Reskrim Polsek Pemenang Bripka Multazam.***