RENGAT- PT Teso Indah yang merupakan perusahaan perkebunan kelapa sawit yang berada di Kecamatan Lirik dan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau dituding telah menggelapkan ribuan hektar kebun pola KKPA (Kredit Kopersi Primer Anggota) milik masyarakat di dua kecamatan itu.

Sebab, sudah hampir 12 tahun lamanya, kebun KKPA yang seharusnya menjadi milik masyarakat tak kunjung di diserahkan atau dikonfersikan PT Teso Indah.

Sedikitnya, ada 2500 KK calon penerima KKPA dari 8 desa di dua kecamatan itu yang hingga saat ini tidak tahu kejelasan peruntukan kebun kelapa sawit tersebut. Padahal, mereka sudah terdata dalam keanggotaan KUD Bina Sejahtera yang merupakan mitra perusahaan itu.

"Saya merasa kecewa dengan manajemen PT Teso Indah ini. Sudah 12 tahun lamanya, kebun yang seharusnya sudah menjadi masyarakat tak kunjung mereka serahkan," sebut Kades Danau Baru Agus Salim menjawab GoRiau.com, Selasa (15/3/2016).

Disebutkan Agus, pada pertemuan di tahun 2015 lalu yang digelar di Pekanbaru, pihak managemen PT Teso Indah menjanjikan kepada KUD Bina Sejahtera akan segera menyerahkan kebun KKPA tersebut kepada masyarakat, kenyataannya hanya janji belaka.

Dengan demikian, jika dalam waktu dekat pihak PT Teso Indah tidak merealisasikan kebun tersebut, warganya bersama dengan ratusan anggota KKPA yang lain mengancam akan menggelar aksi demo besar-besaran ke kantor perusahaan itu, pungkas Agus tegas.

Untuk diketahui, adapun 8 desa yang menjadi mitra perusahaan itu diantaranya, Desa Danau Baru, Pasir Ringgit, Barangan, Alang Kepayang, Redang, Pekan Heran, Rantau Bakung dan Desa Sialang Dua Dahan.

Hingga berita ini dimuat GoRiau.com, Maneger PT Teso Indah, Surya Purnama belum bisa dihubungi untuk dikonfirmasi terkait hal ini. Saat dikunjungi ke kantornya di Desa Pasir Ringgit, tidak seorangpun manajemen PT Teso Indah yang berhasil ditemui.***