PEKANBARU - Seorang gadis belia umur 16 tahun, didapati warga sedang menangis di pinggir Jalan Yos Sudarso, Kota Pekanbaru, Riau. Ia mengaku ditelantarkan teman lelakinya, usai diajak nginap di sebuah hotel di Duri.

ABG (anak baru gede) yang sudah tak sekolah ini mengaku baru pulang dari Duri bersama kenalan prianya berinisial IR (18). Di sana ia diajak check in lalu dicabuli. Pulang dari situ, korban malah ditelantarkan malam-malam di jalan. Bahkan pelaku ogah bertanggung jawab.

"Korban ditemukan salah seorang warga kemarin malam sedang nangis sambil minta tolong di sekitar Jalan Yos Sudarso, Pekanbaru. Lalu warga membawa korban ke rumah, dilanjutkan dengan melapor ke kita," kata Ketua Bidang Pemenuhan Hak Anak LPA Riau, Nanda, Rabu (30/11/2016) malam.

Oleh Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Riau, korban kemudian dibawa ke Mapolresta Pekanbaru untuk membuat laporan resmi. "Soalnya hasil penelusuran kita, dia ini korban pencabulan dan penganiayaan. Kita serahkan prosesnya ke kepolisian," jawabnya kepada GoRiau.com (GoNews Group).

Terpisah, Kasubag Humas Polresta Pekanbaru, Ipda Rachmat Wibowo membenarkan soal laporan ini. Menurut dia, antara korban dan pelaku sudah saling kenal, sehingga dapat dengan mudah terpedaya oleh bujukan IR, hingga akhirnya ditelantarkan sepulangnya dari Duri.

"Dia (korban) tidak memiliki keluarga di Pekanbaru. Kasusnya sudah kita proses dan tangani, atas dugaan tindak pidana pencabulan anak di bawah umur, pelapornya adalah Ketua LPA Riau," kata Rachmat Wibowo, Kamis (1/12/2016) pagi. ***