PEKANBARU – Dinas Peternakan dan Perikanan (Distankan) Pekanbaru memprediksi harga daging sapi akan mengalami kenaikan, kenaikan harga sapi ini dikarenakan jumlah stok daging sapi yang terbatas.

Kepala Distankan Pekanbaru, drh Muhammad Firdaus mengatakan kemungkinan akan terjadi kenaikan harga daging sapi. Dikarenakan berdasarkan informasi dari pengusaha tempat pemotongan sapi harga berat hidup yang biasanya Rp45 ribu saat ini sudah Rp65 ribu.

"Berarti ada kenaikan sekitar Rp15 ribu perkilogram," katanya, Kamis (31/3/2022).

Dengan begitu jika dikalkulasikan berat hidup sapi memiliki berat sekitar 600 kilogram, ada kenaikan lebih kurang Rp 3 juta per ekornya.

"Kenaikan bisa disebabkan karena BBM solar yang langka, jadi kemungkinan ada kenaikan daging sapi menjelang Ramadhan dan Hari Raya Idul Adha," jelasnya.

Kendati ada kenaikan harga daging sapi, Firdaus memastikan stok daging sapi aman dalam bulan Ramadhan.

Ada 33 ekor sapi yang sudah dipotong Selasa (29/3/2022) dini hari. Sedangkan yang distanby-kan masih ada 67 ekor sapi di Rumah Potong Hewan (RPH).

"Alhamdulillah beberapa hari yang lalu sudah potong 33 ekor sapi yang biasanya kita potong 35 ekor sapi perhari nya, untuk stok di RPH ada 67 ekor dan ada juga dalam perjalanan 10 mobil," ujarnya. ***