DUMAI, GORIAU.COM - Ratusan pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) se kota Dumai mengikuti sosialisasi internet sehat, aman dan anti narkoba yang ditaja Dinas Komunikasi Informatika dan PDE Provinsi Riau, Selasa (26/11) di hotel Comfort.

Sosialisasi ini juga bekerjasama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau guna menyampaikan pembekalan dan peningkatan pemahaman siswa sebagai pemilih pemula agar mengetahui tata cara dan pentingnya menggunakan hak pilih dalam pelaksanaan Pemilu.

Lisa Elfira, Kasubag TU UPT Media Centre Diskominfo dan PDE Propinsi Riau dalam pemaparannya mengatakan, kegiatan ini merupakan program Diskominfo untuk mensosialisasikan akses internet sehat, aman dan anti narkoba bagi para usia rawan yaitu pelajar.

Kemudian, juga mengenalkan pesta demokrasi kepada para pelajar yang duduk di kelas Tiga (3) siswa SMU sebagai pemilih pemula agar dapat mensukseskan dan memahami arti pemilihan umum dalam pelaksanaan pembangunan yang dijalankan pemerintah.

"Sosialisasi ini kita peruntukkan bagi pelajar kota Dumai untuk menyampaikan pesan pemerintah terkait penggunaan kemajuan teknologi internet yang sehat dan aman, serta agar menghindari pemakaian bebas narkoba yang sangat merusak masa depan dan kehidupan," ungkap Lisa.

Menurutnya sebagai seorang calon pemilih dalam pemilu, pelajar diberikan pemahaman bahwa menggunakan hak pilih harus berdasarkan pilihan dan tanpa ada paksaan dari pihak manapun.

Bertujuan juga supaya sebelum menggunakan hak pilih, seorang pemilih pemula harus cerdas dalam memilih dengan mengamati dan memahami calon pemimpin yang akan dipilih demi kemajuan pembangunan di masa mendatang.

"Kriteria pemilih pemula ialah sudah berada diusia 17 tahun dan harus warga negara Indonesia, dan kalangan pelajar merupakan generasi emas untuk kelangsungan pembangunan negara dan daerah untuk kedepannya," terang Lisa.

Indonesia, katanya, memiliki sistem pemilu proposional karena sesuai dengan jumlah penduduk. Pelajar yang berumur 17 tahun pada April 2014 dianggap sebagai daftar pemilih khusus dan daftar pemilih tambahan.

Tampil sebagai pembicara dalam sosialisasi yang dibuka oleh Kepala Kantor Arsip, Perpustakaan dan PDE Dumai Rozali Umar ini diantaranya, Menharick Nur, Penyidik PNS pada Kementrian Kominfo RI dan Herianti Assan anggota KPU Propinsi Riau dan perwakilan Badan Narkotika Nasional Propinsi Riau Alfian Alinuddin.

Manherick menambahkan, tujuan memberikan pembekalan dan peningkatan pemahaman siswa dalam memanfaatkan teknologi internet sehat dan aman agar mampu meminimalisasi dampak negatif penggunaan internet.

"Berikan pengetahuan yang komprehensif mengenai narkoba dan bahaya yang ditimbulkan, dan bisa bersumber dari penggunaan negatif kecanggihan teknologi internet pada saat ini," tandas Mamherick.(egy)