DURI - Dinas Sosial Kabupaten Bengkalis tidak pernah bosan melakukan penertiban terhadap masyarakat yang memilih profesi sebagai gelandangan dan pengemis di wilayah Kecamatan Mandau dan sekitarnya.
Baca Juga: Razia Gepeng di Mandau Penuh Carut Marut
Dalam giat, Selasa (29/11/2016) pagi dibantu Satpol PP Mandau berhasil menjaring 5 orang gepeng diantaranya 4 dewasa dan 1 masih tergolong anak-anak.
"Empat orang itu berhasil dijaring dekat simpang Jalan Mawar. Masih bapak-bapak tua yang buta itu dengan anak-anak yang sebelumnya juga ikut terjaring. Sementara 1nya lagi dari Simpang Geroga, ibu-ibu buta juga," kata Kabid Resos, Drs Supandi melalui Kasi RPTS, Bambang S.
Mengenai gepeng ini, kata Bambang, setiap kali dilakukan penertiban pasti menangkap orang yang sama dengan sebelumnya. Mereka seolah tidak peduli dengan arahan dan pembinaan yang diberikan oleh Dinas Sosial.
Baca Juga: Sering Tertangkap, Gepeng di Mandau Tak Pernah Jera
"Sudah merasa nyaman dengan profesi mengemis itu. Mudah mendapatkan uang tanpa harus bekerja berat dan tidak perlu skil. Makanya jadi kecanduan mengemis. Makanya kita minta kepada masyarakat agar tidak memberikan sumbangan atau uang kepada mereka," kata Bambang kepada GoRiau.com (GoNews Grup).
Namun, untuk gepeng yang terjaring dan bukan warga Mandau itu akan dikembalikan ke daerah asalnya. "Kita berikan peringatan agar tidak datang kembali mengemis ke Mandau ini. Sementara untuk anak-anak yang terjaring razia gepeng ini akan dimasukan ke Panti Asuhan untuk mendapatkan pendidikan baik agama maupun pendidikan formal," tutupnya didampingi Kepala UPT Dinas Sosial Mandau.*** #BENGKALIS