DURI - Hari Pohon Sedunia yang jatuh pada tanggal 21 November 2015, tak dilewatkan begitu saja oleh Grand Zuri Duri, yang merupakan grup dari Zuri Hospitality Management (ZHM). Hari Pohon Sedunia, dimanfaat oleh Grand Zuri, untuk memberikan pesan kepada masyarakat pentingnya peran dan fungsi pohon bagi kehidupan mahluk hidup di bumi, melalui penanaman 1.000 pohon disepanjang Jalan Pipa Air Bersih, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau.

"Dampak pemanasan global bagi bumi ini tidak dapat dibiarkan begitu saja, terlebih dengan semakin banyaknya hutan yang gundul akibat penebangan pohon secara liar. Padahal fungsi pohon sangat penting untuk menyerap gas CO2, maupun gas beracun lainnya di udara. Selain itu, keberadaan pohon mampu menghasilkan Oksigen atau O2, yang merupakan sumber kehidupan bagi semua makhluk di bumi," ujar General Manager Grand Zuri Duri, Antonius Budiono kepada GoRiau.com, Sabtu (21/11/2015).https://www.goriau.com/assets/imgbank/21112015/foto2_mana-3354.jpg Manajemen Grand Zuri Duri foto bersama usai menanam pohon ketapang.

Disela-sela penanaman pohon trambesi, ketapang dan mahoni, lanjutnya, pentingnya menanam pohon bagi kelangsungan hidup di bumi, diwujudkan dalam bentuk aksi menanam bibit tanaman, bersama aktivis pecinta lingkungan dari Hipam dan Green Forest. Juga ada dari mahasiswa-mahasiswi dari AMIK Mitra Gama Duri.

"Upaya penanaman pohon untuk menciptakan ruang terbuka hijau, yang berfungsi sebagai paru-paru kota. Diharapkan mampu mengurangi polusi dan dampak yang diakibatkan dari pemanasan global," katanya.https://www.goriau.com/assets/imgbank/21112015/foto3_memp-3353.jpg Memperingati Hari Pohon Sedunia, Grand Zuri Duri melakukan aksi penanaman 1.000 pohon di Mandau.

Untuk bibit tanaman ketapang, terangnya, memang disediakan oleh Grand Zuri Duri. Sementara untuk bibit tanaman mahoni dari Hipam dan bibit tanaman trambesi dari Green Forest. Karena dari ZHM, sudah menjadi program tersendiri terhadap kepedualian grup Grand Zuri terhadap lingkungan.

"Dengan adanya penanaman bibit pohon ini, kedepannya bisa bermanfaat bagi kepentingan bersama. Kita juga berharap stakeholder lainnya, ikut berperan dalam menjaga lingkungan," tutup Antonius Budiono menjelaskan kepada GoRiau.com. ***