
RENGAT - Setelah ditangkap dan dilakukan penyidikan, ternyata tersangka pembunuhan nenek Jawair yang juga warga Desa Pauh Ranap, Kecamatan Peranap, Indragiri Hulu, Riau itu, sebelumnya juga telah pernah melakukan pencurian di rumah korban.
Tersangka diketahui inisial DS (23). "Kasus kematian korban terungkap berdasarkan laporan pencurian yang dilaporkan pihak keluarga sekira delapan bulan lalu," ujar Kapolres Inhu AKBP Abas Basuni melalui Kasat Reskrim Polres AKP Andie Setyawan, Kamis (26/1/2017).
Dimana, dari laporan tersebut korban juga kehilangan barang yang sama, yaitu berupa uang dan tablet milik cucu korban. Setelah kita lakukan penyelidikan, hasilnya mengarah kepada tersangka.
"Begitu kita meyakini, akhirnya tersangka kita amankan," tutur Andrie.
Kepada penyidik, sambung Andrie, tersangka mengakui bahwa dirinya yang telah melakukan pencurian itu, namun tidak berniat untuk membunuh korban. Akan tetapi, karena kepergok, pelaku gelap mata dan langsung membekap mulut korban.
Tidak itu saja, pelaku juga mencekik leher korban hingga korban terjatuh. Bahkan, pelaku juga memukul bagian kepala korban dengan sepotong kayu bakar. "Melihat korban tidak berdaya, pelaku langsung menyeret korban ke kamar mandi rumah itu," terang Andrie.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa, motif pelaku merupakan pencurian dan pelaku sudah mengetaui kondisi rumah korban.
"Atas perbuatannya, pelaku kita jerat dengan pasal berlapis, yaitu pasal 363 KUHP tentang pencurian dan pasal 351 tentang penganiayaan yang menyebabkan kematian dengan ancaman pidana selama 20 tahun penjara," pungkas Andrie.
Sebagai mana diberitakan GoRiau.com sebelumnya, dari rumah nenek Jawair, pelaku berhasil menggasak uang sebesar Rp3 juta dari dalam lemari dan 1 unit tablet milik cucu korban.
Bahkan, usai menghanisi nyawa sinenek, pelaku nyaris kepergok cucu korban dan langsung lari dengan cara melompat dari pintu belakang rumah itu.
Kejadian itu terungkap setelah beberapa hari kemudian, dimana pihak keluarga yang memandikan jasad korban sebelum dikubur menemukan hal yang janggal pada tubuh korban.
Dengan demikian, pihak keluarga melaporkan hal itu ke pihak kepolisian pada, Kamis (12/1/2017) lalu. Bahkan, untuk memastikan penyebab kematian korban, pihak kepolisian telah melakukan otopsi dengan mendatangkan tim Biddokes Polda Riau. *** #Ingin Tahu Berita INHU Selengkapnya, Klik Disini