PEKANBARU - Hanya dalam hitungan beberapa hari sejak SK kepengurusan Partai Gelora Indonesia wilayah Provinsi Riau diterima dari Dewan Pengurus Nasional (DPN), Partai Gelora Riau langsung gerak cepat melakukan rapat konsolidasi dan pengukuhan pengurus inti Partai Gelora Indonesia kabupaten/kota se-Riau.

Rapat konsolidasi yang berlangsung selama 2 hari (19-20 november 2019) dilaksanakan di EVO Hotel Pekanbaru, dihadiri oleh Kepala Bidang Pembinaan Teritorial Sumatera DPN Partai Gelora Indonesia, Drs. H. Zahfan Badri Sampurno, Dewan Pendiri dan Pengurus Partai Gelora Indonesia wilayah Riau, serta seluruh fungsionaris Partai Gelora Indonesia kabupaten/kota se-Riau.

Dalam arahannya, Zahfan Badri Sampurno yang juga sebagai inisiator (penggagas) Partai Gelora Indonesia, menyampaikan bahwa ide dan narasi arah baru Indonesia yang saat ini dimanifestasikan dalam salah satu platform di Partai Gelora Indonesia, adalah beranjak dari dialektika serta kajian yang begitu panjang yang telah dilakukan oleh Anis Matta.

Indonesia sebagai bangsa yang besar gagal mengkonsolidasikan potensi yang dimiliki oleh semua komponen anak bangsa, pertentangan antara kaum nasionalis dan islamis yang sempat begitu meruncing sudah saatnya untuk diakhiri dan disatukan dalam satu gelombang yang sama.

"Satu gelora yang sama untuk bersama bergandengan tangan dan berkolaborasi untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara bangsa yang besar, Indonesia harus mampu jadi game changer dari percaturan geopolitik dunia, bukan hanya malah menjadi follower dari arus dan gelombang yang dibangun oleh kekuatan-kekuatan yang berada di blok barat maupun timur," ungkap Zahfan yang dikenal sangat memahami bidang keamanan dan politik luar negeri dan pernah berada sebagai anggota komisi I DPR-RI membidangi Pertahanan, Luar Negeri, serta Informasi.

Di kesempatan lain, Sekretaris partai Gelora DPW Riau yang juga calon Wakil Bupati Meranti, Iskandar, S.Si, menjelaskan bahwa rapat konsolidasi pengurus Partai Gelora kabupaten/kota se-Riau sebagai langkah menguatkan dan mengokohkan sistem organisasi partai Gelora di setiap kabupaten/kota serta memastikan bahwa mesin partai sudah siap untuk bergerak dan mensukseskan Pilkada serentak 2020.

"Untuk beberapa daerah kita juga sudah memetakan dan mendorong kader Partai Gelora yang berpotensial dan memiliki peluang untuk maju sebagai calon bupati maupun calon wakil bupati di Pilkada serentak 2020," tuturnya.

Ketua DPW Partai Gelora Indonesia Provinsi Riau, Nurdin, SE.Ak ketika dimintai tanggapannya tentang kesiapan partai Gelora Indonesia provinsi Riau dalam menatap Pilkada 2020, Ia menyampaikan bahwa Partai Gelora provinsi Riau telah memetakan beberapa kader potensial, untuk maju sebagai calon kepala daerah dibeberapa kabupaten/kota. Contohnya seperti sekum Gelora Riau, Iskandar, S.Si yang telah mengerucut untuk tandem sebagai calon wakil bupati berpasangan dengan Falzan Surahman, yang dikenal oleh masyarakat Meranti sebagai tokoh yang paling berpengaruh saat proses pemekaran kabupaten Meranti, sebagai sekretaris badan perjuangan pemekaran Kabupaten Kepulauan Meranti.

"Selain Iskandar di Meranti, masih ada sederetan nama kader Partai Gelora Riau lainnya yang akan maju di Pilkada serentak 2020, salah satunya Syamsul Gusri, SE yang Insha Allah juga akan maju di Pilkada Kabuapaten Bengkalis," pungkasnya. (rls)