
RENGAT,GORIAU.COM - Warga Dusun Sungai Bangkar, Kecamatan Seberida, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau digegerkan oleh kasus pembunuhan seorang pedagang pecel lele, Rabu (10/6/2015) sekitar pukul 15.30 WIB sore tadi.
Korban diketahui bernama Gunarto (37) warga Lamongan, Jawa Timur. Sementara pelaku bernama Paino Bin Sakiman (39) warga Tanjung Pura, Sumut. Keduanya merupakan warga perantau yang tinggal bertetangga didaerah itu.
Informasi yang berhasil dirangkum GoRiau.Com dari salah seorang warga yang mengetahui kejadian itu Edi Sandra menyebutkan bahwa, kejadian itu bermula saat korban tengah bersiap-siap untuk berjualan pecel lele yang berjarak 300 meter dari kontrakannya.
Entah ada angin apa, tiba-tiba pelaku yang saat itu melihat korban langsung mengejar korban dengan sebilah golok atau parang. Tampa berfikir panjang, pelaku langsung menusuk korban tepat dibagian pinggang sebelah kiri korban.
Begitu diserang, korban berusaha lari, namun pelaku terus mengejar dan kembali menusuk korban dibagian rusuk belakang korban sebelah kiri. Korbanpun ambruk bersimbah darah, terangnya.
Begitu korban tidak berdaya, pelaku langsung pulang kerumahnya dan menyebutkan kepada istrinya bahwa dirinya sudah menikam korban dengan sebilah parang. Setelah itu, pelaku langsung masuk kedalam kamar seakan-akan tidak ada terjadi apa-apa.
Mendengar pengakuan suaminya itu sambung Edi Sandra, istri pelaku itu langsung lari keluar rumah dan berteriak minta tolong, pekikan istri pelaku sontak menghebohkan warga setempat dan langsung membawa korban ke klinik kesehatan yang ada didaerah itu. Naas, nyawa korban tak tertolong lagi akibat kehabisan darah.
"Kasus ini sudah kami laporkan ke polisi dan saat ini telah ditangani pihak Polsek Seberida. Dan sepengetahuan saya dan masyarakat disini, pelaku diduga mengalami gangguan jiwa", pungkasnya.
(jef)