SELATPANJANG, GORIAU.COM - Warga Selatpanjang mulai curiga dan resah. Pasalnya warga mulai mencium adanya penggunaan pengawet jenis formalin, yang biasanya digunakan untuk pengawetan mayat, pada ikan yang dijual di Pasar Tanjung Harapan, Selatpanjang. Dugaan itu semakin kuat karena dari sebagian ikan yang diawetkan itu selalu tampak segar dan tak pernah dihinggapi lalat.

Bukan saja masyarakat, para pedagang juga mengatakan keheranannya terhadap beberapa ikan yang terus awet dan dijual dengan harga yang miring alias murah dibandingkan ikan lainnya.

''Iya, ada ikan-ikan yang kami perhatikan selalu awet padahal sudah siang, tapi ikan itu tetap saja segar. Anehnya, ikan itu tak dihinggapi lalat sama sekali. Kami takut, ikan-ikan itu menggunakan jenis pengawet yang berbahaya sejenis formalin,'' ujar Wati, salah seorang pembeli yang sempat memperhatikan ikan yang akan dibelinya.

Dijelaskan, ikan-ikan ini juga dijual lebih murah dibandingkan ikan sejenis yang hanya menggunakan diawetkan dengan es. Bahkan, tambahnya, beberapa hari belakangan, saat dirinya ke pasar, selalu curiga dengan ikan-ikan tersebut.

''Saat saya ceritakan kepada tetangga saya, mereka awalnya tidak percaya, tapi lama kelamaan mereka juga curiga. Tapi kami tak tahu apakah pengawetnya formalin atau tidak, tapi kami curiga pakai formalin karena tetangga juga mengatakan demikian,'' tambahnya. (kpt)