
SELATPANJANG - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia, Instiawati Ayus melakukan kunjungan kerja di Kepulauan Meranti, Riau. Di Kepulauan Meranti, Instiawati Ayus dicurhati masalah ancaman abrasi.
Ancaman nyata abrasi ini disampaikan Wakil Bupati Kepulauan Meranti Drs H Said Hasyim. Memanfaatkan pertemuan dengan Instiawati Ayus, Said Hasyim meminta bantuan dalam hal mengatasi masalah abrasi Pulau Rangsang dan pulau-pulau lain, serta mengembangkan potensi pertanian di Kota Sagu.
Baca Juga: Ancaman Abrasi Meranti, Lebih 400 Meter Tebing di Desa Mekong Nyebur ke Laut
"Abrasi di Pulau Rangsang rata-rata mencapai delapan meter pertahun," kata H Said Hasyim.
Baca Juga: BPBD Suarakan Ancaman Abrasi Meranti ke Pusat
Disampaikan H Said Hasyim lagi, sejauh ini Pemkab Kepulauan Meranti dan masyarakat setempat sudah berupaya mengatasi masalah abrasi. Namun, karena keterbatasan anggaran upaya mengatasi abrasi itu kurang maksimal. Demikian juga upaya masyarakat menanam mangrove, tidak semuanya berhasil, terutama menanam api-pai yang hidupnya dipantai bersentuhan langsung dengan gelombang.
Abrasi Meranti Belum Tersentuh, Pempus Diharapkan Turun Tangan
Untuk itu, Pemda Kepulauan Meranti mengharapkan program mengatasi abrasi ini bisa dibantuk anggaran dari provinsi dan pusat. H Said Hasyim juga berharap DPD ikut merekomendasi ke pemerintah pusat agar menyediakan anggaran proporsional mengatasi masalah abrasi tersebut.
Mendengar keluhan H Said Hasyim ini, Instiawati Ayus mengaku mereka memang fokus terhadap masalah abrasi ini. Kata perempuan berkacamata itu, masalah abrasi di pulau terluar ini perlu ada solusi bersama yang dirumuskan antara kabupaten, pemprov dan pemerintah pusat.
"Kita harus bekerja keras memikirkan dan mengusulkan agar penanganan abrasi ini menjadi prioritas," ujar Instiawati Ayus.
Memaksimalkan dalam menyerap aspirasi masyarakat, Instiawati Ayus juga membawa pejabat dari empat kementerian yakni Kementerian Keuangan, Kementerian Kelautan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian Kehutanan.
Dalam reses, Rabu (9/11/2016) itu, Instiawati Ayus juga juga menggelar dialog dengan masyarakat dan SKPD. Beberapa harapan masyarakat antara lain mengharapkan DPDÂ mendesak pemerintah pusat dan pemerintah provinsi untuk memperbanyak program pembangunan di Kepulauan Meranti. Terutama dalam mengatasi abrasi dan memperbaiki akses jalan dan jembatan. (hms)#Semua Berita Kep Meranti, Klik di Sini