
PEKANBARU - Unit Jatanras (Kejahatan dan kekerasan) Subdit III Reserse Kriminal Umum Polda Riau, berhasil menggulung beberapa orang kawanan rampok yang beraksi dengan menyasar tiga orang pedagang emas.
Informasi yang dirangkum GoRiau.com, dua perampok diantaranya berhasil ditangkap saat masih berada di Provinsi Riau. Sementara lainnya dibekuk setelah tim Eagle Jatanras Polda Riau melakukan perburuan sampai ke daerah Palembang, Sumatera Selatan.
Tertangkapnya sebagain dari mereka ini, setelah polisi melakukan pengembangan secara maraton, pasca kawanan tersebut beraksi pada Rabu (6/12/2017) petang lalu, di mana mereka berhasil membawa kabur sekitar tiga kilogram Emas dan uang senilai Rp160 juta.
"Yang lainnya masih kita lakukan pengejaran, mudah-mudahan bisa segera diamankan," tutur Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Riau AKBP Hadi Purwanto kepada GoRiau.com. Namun detailnya, Hadi belum menjelaskan karena masih melakukan pengembangan.
Dirinya juga belum akan merilis identitas para pelaku yang sudah ditangkap tersebut, mengingat anggotanya masih akan mengejar mereka-mereka yang terlibat dalam komplotan itu. Yang jelas, sebagian pelaku saat ini sudah diamankan aparat berwajib.
Diberitakan sebelumnya, para perampok ini beraksi diduga dengan menggunakan senjata api rakitan. Korbannya ada tiga orang, yakni Firdaus, M Nasir dan Wati yang tak lain pedagang emas. Mereka ketika itu baru pulang dari Pasar Langgam, Pelalawan berjualan emas.
Tepat di Jalan Lintas Timur, Simpang Muara Sako Pelalawan, mobil mereka dipepet oleh komplotan tersebut. Diketahui, salah seorang diantara perampok itu sempat melepas tembakan ke kaca mobil, membuat para korban terpaksa menghentikan laju kendaraannya.
Kemudian korban diikat dan sempat dipukul. Setelah itu, ketiganya dibuang dengan kondisi masih terikat di Simpang Maredan, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru Provinsi Riau. ***