
RENGAT - Ajang festival budaya tahunan masyarakat Suku Talang Mamak yang dikemas dalam Festival Batang Gansal kembali digelar. Perhelatan itu dibuka langsung oleh Bupati Kabupaten Indragiri Hulu H Yopi Arianto, Rabu (14/12/2016).
Animo ratusan masyarakat terlihat dalam kemeriahan kegiatan yang dipusatkan di Area Camping Ground Desa Rantau Langsat, Kecamatan Batang Gansal Inhu Riau itu. Pembukaan festival tersebut ditandai dengan pemukulan kentongan bambu dan pelepasan lomba pacu sampan di tepian Sungai Gansal tersebut.
Baca Juga: Sebelum Bernama Indragiri Hulu, Ternyata Rengat Merupakan Daerah Kerajaan
Bupati Inhu H Yopi Arianto menyambut baik kegiatan festival Batang Gansal tahun 2016 itu. Pada penyelenggaraan festival yang telah menginjak tahun kelima itu, Yopi meminta agar pihak penyenggara untuk terus memunculkan ide-ide serta kreatifitas baru. Sehingga pelaksanaan festival budaya itu bisa semangkin meriah.
''Dengan adanya die yang kreatif, tentunya festival budaya yang menjadi kebanggaan masyarakat Kecamatan Batang Gansal ini akan semakin mampu menarik animo masyarakat, bukan hanya masyarakat lokal bahkan dari kabupaten lain untuk datang menyaksikan festival ini," tegas Yopi.
Kedepannya sambung Yopi, Pemkab Inhu akan terus berupaya melakukan peningkatan sejumlah fasilitas penunjang termasuk perbaikan jembatan penghubung di areal wisata dengan desa, serta perbaikan infrastruktur jalan lainnya, pungkas Yopi.
Sementara itu, Camat Batang Gansal Suhardi menyebutkan, gelaran festival ini merupakan event festival budaya yang merupakan salah satu program unggulan dalam upaya untuk mempertahankan budaya dan tradisi Indragiri, terutama kebiasaan yang sudah tertanam pada budaya melayu.
''Kami berharap, melalui kegiatan ini akan mampu mengangkat nama daerah, tidak hanya di Riau bahkan nasional dan intermasional,'' ujar Suhardi.
Baca Juga: Ternyata Ada Dua Versi Tentang Asal Muasal Nama Kota Rengat
Adapun bentuk lomba yang ditampilkan dalam festival ini yang mencerminkan budaya masyarakat diantaranya, pencak silat, pacu sampan, pacu rakit, lempar sumpit, kesenian tradisional gambus. Beberapa keterampilan masyarakat juga ditampilkan, seperti lomba membuat kerajinan tangan pertunjukan tata cara adat.
''Iven festival budaya ini akan berlangsung selama lima hari, yakni Rabu (14/12) hingga Minggu (18/12/2016) mendatang,'' pungkas Suhardi.*** #INHU