PEKANBARU - Usai membakar rumahnya dan nyaris dihajar massa, Wir beruntung langsung diamankan ke Mapolsek Bukit Raya, Pekanbaru untuk menjalani pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku (Wir) mengakui jika dirinya yang membakar rumah orangtuanya, jalan Pahlawan Kerja, Gang Kalideras, Kecamatan Marpoyan Damai, Kamis (22/12/2016) sore, pukul 15.30 WIB.

"Sudah kita amankan (Wir) dan memang diakuinya, membakar rumah orangtuanya. Motifnya, masih kita dalami," ujar Kanit Reskrim Polsek Bukit Raya, AKP Sihol Sitinjak, saat dikonfirmasi GoRiau.com (GoNews Grup) melalui selularnya, Kamis sore.

BACA JUGA:

. Tak Dikasih Uang, Seorang Pemuda di Marpoyan Damai Pekanbaru Bakar Rumah

. Idap Ganguan Jiwa, Seorang Pria di Pekanbaru Bakar Rumah

Dilain tempat, Ketua RT 01, Pak Cipto kepada GoRiau.com (GoNews Grup) menuturkan, Wir memang dikenal kerap berbuat onar. Bahkan, diduga kerap mabuk lem dan menggunakan narkoba.

"Beberapa waktu lalu, Dia (Wir) juga pernah mengamuk dan mengejar ibunya pakai batu, sempat dilerai. Ayahnya juga ikut dikejar pakai batu," kata Pak Cipto saat ditemui di TKP.

Sebelumnya, sebuah rumah milik Nuraini (60) di jalan Pahlawan Kerja, Gang Kalideras, Kecamatan Marpoyan Damai, ludes terbakar, Kamis sore. Api diketahui bermula dari dapur rumah.

Diduga, rumah itu sengaja dibakar oleh anak korban yang kesal karena Ibunya tak memberikan uang kepada pelaku. Marah, pelaku tiba-tiba mengamuk dan melempar sesuatu ke dalam rumah, hingga terbakar.***