SELATPANJANG, GORIAU.COM - Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Meranti, Dedi Putra SHi, meminta Dinas Pekerjaan Umum untuk menganggarkan program yang bisa mengatasi abrasi di Laut Mekong, Kepulauan Meranti, Riau. Pasalnya, dengan kondisi abrasi saat ini, sudah sepatutnya menjadi prioritas untuk mengatasi abrasi itu.


Hal itu disampaikan Dedi Putra, ketika meninjau lokasi abrasi di Laut Mekong bersama anggotanya, Jumat (28/8/2015) siang. "Mengatasi abrasi ini harus jadi prioritas," kata Dedi Putra.
Politisi PPP itu juga menyampaikan bahwa, setelah tinjauan ke tebing laut Mekong itu, mereka akan membawa Dinas PU untuk melihat langsung kondisi abrasi di Mekong.
Nantinya, PU diminta untuk menganggarkan program yang bisa mengatasi abrasi. Apakah itu pemasangan batu, atau sistem pemecah ombak lainnya. "Itu nanti tergantung PU. Yang jelas, kita akan coba untuk 2016 ini, meminta PU untuk menganggarkan program yang bisa mengatasi abrasi di Laut Mekong," ujar Dedi lagi.
Selain meninjau turap di Desa Mekong, Komisi B DPRD Kepulauan Meranti juga meninjau pembangunan tanggul di Alai.
Terlihat hadir dalam peninjauan itu, Taufiek, Muzakir, Darsini, M Tartib. Rombongan didampingi Anggota Komisi A DPRD Meranti Azni Safri.(zal)