TEMBILAHAN, GORIAU.COM - Dampak dari turunnya harga minyak dunia ternyata sangat berpengaruh bagi Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), karena hal itu membuat Inhil harus kehilangan Rp280 Milyar dari Dana Bagi Hasil (DBH) pada tahun 2015 ini.

Bupati Inhil, HM Wardan mengungkapkan, dari pengurangan DBH itu sangat mempengaruhi tatanan pemerintahan di Inhil, mengingat APBD Inhil sudah disahkan dari tahun 2014 lalu.

Meskipun dampak dari DBH sangat kental terasa, namun HM Wardan mengatakan seluruh Satuan Kerja di Inhil tetap harus memulai seluruh bentuk progress fisik paling lambat pada bulan Maret ini.

''Paling lambat Maret sudah jalan, meskipun ada dampak dari pengurangan DBH,'' tukas Bupati, Selasa (17/2/2015).

Ia juga mengingatkan kepada Satker di Inhil untuk melaksanakan tugas masing-masing dengan membuat time schedule yang jelas sehingga dapat menjalankan seluruh bentuk pekerjaan dengan maksimal.

''Dengan spirit baru, tidak ada lagi kerja lambat, jika tahun 2014 lalu alasan lambatnya pengesahan APBD jangan sampah pengurangan DBH ini juga dijadikan alasan,'' harap HM Wardan. (ayu)