
PEKANBARU, GORIAU.COM - Sebanyak 30 pedayung Riau telah memastikan diri terjun pada Kejuaraan Dayung Internasional yang berlangsung di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, 23-25 November 2013. Untuk itu, jajaran pelatih mengharapkan doa dan dukungan masyarakat agar para atlet Riau tersebut mampu meraih medali.
"Kejuaraan di Tanjung Pinang merupakan iven paling bergengsi. Untuk itu, saya bersama tim memohon doa dan dukungan masyarakat Riau sepenuhnya agar kami bisa berprestasi pada ajang ini," harap Pelatih Kepala Dayung Riau, Amin Zebo kepada GoRiau.com, Kamis (21/11/2013).
Seperti diberitakan sebelumnya, iven ini akan melibatkan pedayung-pedayung terbaik di seluruh dunia. Termasuk beberapa negara di Benua Eropa yang cukup kental dengan olahraga andalan Riau ini. Selain itu, ajang ini baru pertama kali diikuti Riau.
"Sejak berlangsung pada 1995, Riau baru pertama kali mengikutinya. Untuk itu, kita berharap minimal para pedayung terbaik kita ini bisa menguji nyali dengan negara-negara pecinta olahraga dayung," tutur Amin.
Dijelaskan Amin, dari seluruh provinsi di Indonesia, Jambi dan Jawa Barat termasuk daerah yang kuat dengan cabang dayungnya. Setidaknya pada Kejuaraan Dayung Internasional di Tanjung Pinang sebelumnya, Jambi bisa merebut medali medali.
Ke-30 pedayung Riau tersebut didampingi delapan orang pelatih. Meski kemampuan dayung Riau sudah tidak diragukan lagi di tingkat nasional bahkan internasional. Namun pada ajang kali ini, bisa saja semua prestasi itu berubah. "Karena perkembangan olahraga dayung di masing-masing daerah dan negara cukup pesat," lanjut Amin.
Selain Riau dan provinsi di Indonesia, beberapa atlet pelatnas juga diikutkan pada iven ini. Tentunya untuk mengasah kemampuan jelang bergulirnya SEA Games di Myanmar, Desember 2013 mendatang. Karena itu mengenai peluang, seluruh peserta memiliki kesempatan untuk meraih hasil yang maksimal.(tri)