PEKANBARU, GORIAU.COM - Pemilihan Gubernur Riau sudah dekat, tahapan pengawasan sudah dimulai, sayangnya, dana untuk Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Riau tak kunjung cair. Karena itu, Bawaslu minta kebijakan Gubernur Riau agar mencairkan dana Bawaslu.

''Badan Pengawas Pemilu Provinsi Riau meminta kebijakan Gubernur Riau untuk mencarikan solusi karena dana Bawaslu segera cair. Bawaslu khawatir dengan tak cairnya dana ini, banyak tahapan penting tidak maksimal dilaksanakan sehingga berpotensi polemik,'' ujar Divisi Organisasi SDM Bawaslu Riau Rusidi Rusdan kepada wartawan, Kamis (16/5/2013) siang ini.

''Kita mengharapkan Pemprov serius memperhatikan dana Bawaslu ini. Ini menyangkut legistimasi Pemilu, jangan sampai menimbulkan masalah,'' kata Rusidi Rusdan.

Dikatakannya lagi, ada beberapa tahapan yang tidak maksimal dikerjakan seperti pengawasan pemutakhiran data pemilih, pengawasan verifikasi dukungan calon perorangan yang mana tahapan ini sudah menimbulkan permasalahan di tingkat bawah.

''Verivikasi dukungan calon perseorangan tanpa pengawasan dari panwascam, permasalahan sudah mulai kelihatan seperti sudah timbul perbedaan persepsi antara tim calon independen,'' tambah Rusidi Rusdan.

Selain itu, Rusidi Rusdan juga mengatakan bahwa Panwascam yang baru saja dilantik saat ini bekerja secara otodidak tanpa mendapat pembekalan ilmu pengawasan dari Bawaslu Riau.

''Kita tidak dibekali dana bagaimana bisa mentransfer ilmu pengawasan. Mereka bekerja tanpa ilmu yang seharusnya sudah diberikan kalau dana tidak terhambat,'' tutup Rusidi. (nti)