
RENGAT, GORIAU.COM - Meski Puskesmas Rawat Inap di Kelurahan Pangkalan Kasai, Kecamatan Seberida, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau sudah selesai, namun ruang rawat inap hanya memiliki tiga tempat tidur, akibatnya, keluarga pasien harus rela tidur di lantai.
Gedung Puskesmas ini sudah dibangun dengan dana miliaran rupiah lewat APBD Indragiri Hulu, pasca diresmikan gedung ini sudah langsung digunakan, namun keterbatasan menyebabkan pelayanan hanya bisa diberikan secara minimalis. Dari lima ruangan yang ada, hanya tiga ruangan yang memiliki tempat tidur pasien, itupun hanya satu tempat tidur dalam satu ruangan.
Kepala Puskesmas Drg Dwiyana Syahputri ketika dikomfirmasi wartawan menyebutkan, ruangan rawat inap Puskesmas memang masih banyak yang kosong, terutama tempat tidur pasien atau brangkar. Saat ini cuma ada tiga brangkar, padahal ruangan ada lima. Harusnya, kapasitas ruangan bisa diisi tiga tempat tidur pasien.
''Ruang rawat inap ini sudah kita operasikan sejak beberapa bulan lalu. Beberapa saat lalu, salah satu keluarga pasien yang dirawat inap ada yang memprotes ke kita, karena harus tidur di lantai beralaskan tikar, namun saya tidak bisa berbuat apa, inilah kondisi kita saat ini,'' sebut Dwiyana.
Pihaknya sudah melapor ke Dinas Kesehatan Inhu, namun anggaran untuk pembelian brangkar belum turun, namun sudah dianggarkan pada APBD tahun 2014 ini. ''Makanya kita juga berharap pada pihak swasta untuk dapat berpartisifasi dalam hal ini, seperti halnya memberikan sebahagian dari CSR mereka untuk mengatasi kendala ini,'' tukas Kepala Puskesmas itu.
Sementara, Kadis Kesehatan Inhu H Suhardi, M.Si ketika dikonfirmasi, Kamis (22/5/2014) disela-sela peresmian Pasar Rakyat Belilas membenarkan hal ini. ''Kita mengakui jika tempat tidur pasien di Puskesmas Pangkalan Kasai masih banyak yang kurang, begitu juga dengan alat kesehatan (Alkes), namun pada tahun anggaran 2014 ini sudah kita anggarkan dan menunggu proses lelangnya saja,'' sebut Suhardi.
Diharapkan proses lelang pada tahun ini bisa berjalan lancar dan kebutuhan alat kesehatan serta tempat tidur pasien tersebut bisa cepat terealisasi, agar para pasien bisa nyaman saat berobat ke puskesmas tersebut.
''Seperti yang diungkapkan Kepala Puskesmas, diharapkan pihak perusahaan untuk dapat berpartisifasi dalam mendukung kelancaran pelayanan kesehatan yang ada daerah wilayah perusahaan tersebut, seperti halnya puskesmas Pangkalan Kasai,'' tutupnya. (jef)