
PEKANBARU- Pagi ini Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Riau menggelar Coffee morning dengan beberapa instansi kepariwisataan dan beberapa awak media yang digelar di Kantor Disparekraf Jalan Sudirman Pekanbaru, Senin (28/12/2015).
Acara yang dikemas secara santai atau yang lebih dikenal 'bual-bual kopi' ini, lebih banyak membahas kerjasama promosi dan pengembangan potensi wisata yang ada di Riau.
Dimana Provinsi Riau menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Riau Fahmizal Usaman dalam sambutanya mengatakan, pihaknya tidak akan bisa mempromosikan seluruh potensi wisata yang ada terkecuali adanya kolaborasi kemitraan antara asosiasi dan media baik cetak, online maupun televisi.
"Selain dukungan dari kawan-kawan media, kami juga butuh ide, dukungan dari berbagai pihak dimana sangat banyak sekali cara-cara mempromosikan potensi wisata kita kepada publik. Bahwa saat ini sudah saatnya potensi wisata baik itu objek, kuliner, wisata budaya, akan kita tonjolkan untuk menarik wisatawan ke Riau," ungkapnya.
Beberapa agenda iven bertaraf internasional menurut Fahmizal, juga akan diselenggarakan dalam waktu dekat, sebagai contohnya adalah MTB Internasional 2016 yang akan digelar di Kabupaten Siak. Acara tersebut tentunya juga butuh bantuan dari kawan-kawan Asosiasi dan Awak Media untuk membantu mempromosikannya.
"Contoh iven lainya juga banyak di Riau ini, seperti Tour De Siak, Bakar Tongkang, Menongkah Kerang, BMX internasional, Marathon Riau 10 K, Festival Batang Gangsal dan banyak lagi iven-iven yang potensinya sangat luar biasa untuk mendatangkan wisatawan. Selain itu kita juga memilki banyak destinasi objek wisata seperti air terjun, danau, bono dan lain-lain," tambahnya.
Objek-objek wisata tersebut menurut Fahmizal sudah saatnya dikembangkan dan dibangun untuk kemajuan Riau dan Indonesia pada umumnya. Apalagi menurutnya saat ini Pemerintah Provinsi Riau juga sudah mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk dari Kementerian Pariwisata RI.
Hadir dalam acara tersebut, Kadisparekraf Riau Fahmizal Usman, beberapa Kabid dan Kasi seperti Tengku Zul Effendy, Yul akhyar Dandun dan yang lainya.***