TEMBILAHAN, GORIAU.COM - Salah satu strategi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) melalui Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pemakaman untuk menjadikan kota Tembilahan sebagai kota yang bersih sesuai logonya yaitu kota Indah, Bersih, Asri, Damai, Aman dan Harmonis (Ibadah) maka di tahun 2015 ini, Pemkab akan mengadakan 30 unit becak sampah.

Becak sampah tersebut dimaksudkan untuk pengganti tong sampah dan bak amrol yang dinilai kurang efektif, dimana selama ini jika disediakan tong sampah tidak bertahan lama dan disediakan bak amrol malah mengganggu pengguna jalan.

''Salah satu langkah kita untuk mewujudkan Tembilahan sebagai kota yang bebas sampah yaitu dengan menyediakan becak sampah,'' jelas Kepala Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pemakaman, Eddiwan Shasby kepada GoRiau.com, Kamis (29/1/2015).

Mantan Staff Ahli Bupati ini menjelaskan, 30 unit becak sampah tersebut akan disebar ke lorong-lorong yang dinilai sebagai penghasil sampah terbesar, jadi dikatakan dia jika sudah ada becak sampah, masyarakat tidak akan lagi menumpuk sampah di badan jalan.

''Ada 25 titik tempat yang jumlah sampahnya itu luar biasa sekali. Jadi tempat-tempat itu yang kita rencanakan akan menjadi tempat kita meletakan becak sampah nantinya,'' ujar Eddiwan sembari memperlihatkan peta kondisi Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di Kota Tembilahan.

Namun dikarenakan Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pemakaman ini baru dibentuk yang merupakan pecahan dari Dinas Pekerjaan Umum, maka dikatakan Eddiwan bahwa dirinya masih melakukan konsilidasi internal untuk memperkuat tim kerjanya sehingga nantinya apa yang direncanakan dapat tercapai.

''Karena ini SOTK baru jadi masih banyak yang harus kita persiapkan. Bagaimana teknisnya apakah itu beli becak baru atau becak bekas kemudian dimodifikasi kita belum dapat pastikan, yang pasti jika semuanya sudah beres maka secepatnya akan kita realisasikan 30 unit becak sampah tersebut,'' terang Plt Direktur PDAM Tirta Indragiri ini.(ayu)