
BENGKALIS - Kebakaran hutan dan lahan di Dusun Sungai Tiram, Desa Kembung Baru, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, belum bisa dikendalikan hingga Minggu (4/4/2016). Informasi dari sejumlah warga, kebakaran meluas hingga ke Dusun Tasik Desa Pematang Duku Timur, sehingga memaksa berjaga hingga larut malam untuk memadamkan api.
Pemadaman yang dilakukan warga setempat bersama regu pemadamterkendala sulitnya mendapatkan air. Sejumlah warga terpaksa melangsirair dari parit yang jaraknya lumayan jauh dari lokasi kebakaran. ''Kami terpaksa melangsir menggunakan drum, jadi upaya pemadaman kurang maksimal,'' ujar Daim warga Tasik Pematang Duku Timur, Minggu (4/4/2016).
Masih kata Daim, dirinya bersama sejumlah warga berjaga-jaga hinggakarut malam, berbagai upaya mereka lakuka termasuk upaya membuat sekat agar api tidak masuk ke lahan perkebunan mereka. "Tapi kalau kondisi panas seperti ini sangat sulit membedung api, apalagi kondisi lahandipenuhi semak samun, imbuh Daim.
Sulitnya pemadaman kebakaran di Desa Kembung Baru (lahan PT RRL)diakui Kabid Damkar, Suiswantoro. Karlahut di Kembung Baru sudah terjadi sejak tiga hari lalu, namun sulitnya medan ditambah tidak adanya air di lokasi karlahut upaya pemadaman tidak maksimal.
''Di Kembung Baru kasusnya tidak ada air di lokasi Karlahut. Agar pemadaman bisa maksimal satu-satunya dengan cara waterbooming, jika tidak api dikawatirkan akan menyebar ke mana-mana,''sebut Suis. Besarnya kebakaran yang terjadi di desa Kembung Baru terlihat dari Desa Kembung Luar. Kepulan asap hitam membumbung tinggi dan jika malam hari awan terlihat merah membara.(ail)