PANGKALAN KERINCI – Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan, F.A Huzni didampingi Kasubsi dan Staff bidang Intelijen menggelar kegiatan Jaksa Masuk Sekolah (JMS) di SMP Negeri 2 Pangkalan Kerinci, Rabu (15/6/2022).

Tema yang diangkat pada kegiatan JMS tersebut yakni "Kenali Hukum, Jauhi Hukuman, Taat Hukum, Membuat Hidup Nyaman”.

Huzni mengatakan, jaksa masuk sekolah atau JMS merupakan program Kejaksaan Agung RI dan jajaran korps Adhyaksa di seluruh Indonesia yang lahir berdasarkan Keputusan Jaksa Agung RI Nomor: 184/A/JA/11/2015 tanggal 18 Nopember 2015 tentang Kejaksaan RI mencanangkan program JMS.

Program tersebut merupakan upaya inovasi dan komitemen Kejaksaan RI dalam meningkatkan kesadaran hukum kepada warga negara khususnya masyarakat yang statusnya sebagai pelajar.

JMS ditujukan bagi siswa Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) untuk memperkaya pengetahuan siswa terhadap hukum dan perundang-undangan serta menciptakam generasi yang taat hukum.

Menurut Huzni, selaras dengan fungsi pengawasan pada bidang Intelijen terhadap aliran kepercayaan masyarakat atau pakem, Kejari Pelalawan menggandeng Kemenag sebagai narasumber untuk pencegahan dini terpaparnya aliran radikal terhadap siswa.

Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Pangkalan Kerinci menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan JMS di sekolah, sehingga dapat memberikan pengetahuan tentang hukum kepada siswa.

Perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pelalawan menyatakan memberikan support atas kegiatan JMS sebagai pengenalan hukum kepada siswa, agar pelajar tidak melakukan tindakan pelanggaran hukum kedepannya.

Kepala Desa Makmur, juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kejari Pelalawan yang sudah berperan aktif dalam membangun Desa Makmur seperti halnya dengan membuat kegiatan JMS, serta mendirikan rumah RJ (restorative justice) di Desa Makmur.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi dari narasumber Kepala Seksi Bimas Islam Kementrian Agama Kabupaten Pelalawan, Aliadi.***