RENGAT, GORIAU.COM - Jangan terlalu percaya sama orang, meski itu sudah dikenal jika tidak ingin mengalami nasib seperti gadis berinisial Wi (17) ini. Karena minta tolong diantar pulang, Wi malah dicabuli Fz (36) di semak-semak kebun PTPN V Sei Lala.

Untuk mempertanggungkan perbuatannya, Fz (36), warga Desa Kelawat, Kecamatan Sungai Lala, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), harus berurusan dengan polisi. Ia diduga telah berbuat cabul terhadap Wi (17) yang juga warga daerah itu.

''Saat ini tersangka Fz sudah ditahan di sel tahanan Mapolsek Pasir Penyu. Perbuatan cabul yang dilakukan tersangka yang sehari-hari bekerja sebagai sopir itu terjadi pada Selasa (13/5/2014) sekitar pukul 19.00 Wib disemak-semak areal perkebunan PT PN V Sungai Lala,'' ujar Kapolres Inhu AKBP Aris Frasetyo Indaryanto, Sik M.Si melalui Kasubag Humas Polres Ipda Yarmen Djambak, Rabu (14/5/2014).

Dikatakan Yarmen, penangkapan tersangka berdasarkan atas laporan korban dan keluarga ke Mapolsek Pasir Penyu. Setelah mendapat laporan tersebut, pada malam itu juga tersangka langsung diamankan.

Dijelaskan, awalnya pada malam itu, korban berencana minta tolong pada tersangka untuk diantar pulang ke rumah orang tuanya sepulang bermain d irumah temannya yang berjarak hanya 200 meter dari kediamannya.

Permintaan korban untuk diantarkan pulang, langsung direspon tersangka. Sehingga tersangka langsung mengambil sepeda motor merk Kawasaki jenis trial Nomor Polisi BM 3375 VW miliknya.

Dalam pelajalanan, tersangka yang membonceng korban ternyata tidak langsung pulang ke rumah. Tersangka membwa korban ke semak-semak di areal perkebunan sawit PTPN V Sungai Lala.

Ketika itu pula, tersangka memarkir kendaraannya. Bahkan tanpa pembicaraan panjang lebar antara tersangka dengan korban, tersangka langsung memaksa korban untuk berbaring di tanah tanpa alas dan langsung menghimpit korban. Tidak sampai disitu, korban juga berhasil menggahi korban.

Usai kejadian itu, korban diantar pulang oleh tersangka. Atas kejadian itu, korban mengalami sakit pada kemaluan dan sakit perut serta sakit kepala. Hal itu lau diceritakan korban kepada rekannya berinisial In (20).

Akhirnya, perbuatan tersangka langsung dilaporkan kepada Polsek Pasir Penyu. ''Saat ini tidak banyak informasi yang bisa diperoleh dari korban. Karena, masih terlihat trauma,'' terang Kasubag Humas Polres Inhu. (jef)