PEKANBARU - Baru memasuki sepuluh hari bulan Ramadhan 1437 H, harga sayur mayur di Pekanbaru melonjak tajam. Harga wortel saja di pasaran naik tiga kali lipat, dari angka Rp6 ribu jadi Rp20 ribu perkilogram.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru Mas Irba H Sulaiman mengatakan, memang tahun ini kenaikan harga wortel mencapai 100 persen lebih.

"Sudah 4 hari ini harga wortel mengalami kenaikan. Sebelumnya harga wortel itu berkisar diangka Rp6 ribu sampai Rp7 ribu. Tapi sekarang sudah naik Rp15 ribu, bahkan di beberapa pasar ada yang menjual wortel dengan harga Rp20 ribu perkilogram," Mas Irba, Kamis (16/6/2016).

Ia menyebutkan, kenaikan harga ini terjadi karena banyaknya permintaan dari masyarakat akan wortel selama Ramadhan. "Itu karena memang kan kalau Ramadhan ini banyak yang buat makanan dengan bahan wortel seperti risol, pastel, bakwan, sup. Makanya karena permintaan tinggi, harga juga semakin tinggi," ungkapnya.

Untuk pasokan, Irba mengatakan Pekanbaru selama ini memasok wortel dari Sumut dan Sumbar. Kedua daerah tersebut masih relatif murah untuk harga wortel. Kalau untuk daerah lain seperti Jambi, harga wortel disana malah lebih mahal. "Gimana kalau kami ambil dari Jambi, mau dijual berapa di Pekanbaru ini," sebutnya.

Ia mengimbau pedagang untuk tidak semena-mena menetapkan harga. "Jangan karena permintaan tinggi, harga dinaikkan juga setinggi-tingginya. Kami harap ini tidak terjadi," tutup dia.***