PANGAKALAN KERINCI, GORIAU.COM - Peristiwa mengenaskan kembali terjadi. Satu unit bus pengangkut puluhan anak sekolah dikabarkan terperosok masuk ke dalam jurang di Desa Sungai Buluh, Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan, Kamis (20/6/2013). Satu orang dikabarkan tewas seketika.

Menurut saksi mata, kejadian naas tersebut diawali ketika bus tengah dalam posisi melaju disekitar tanjakaan bertebing. Secara tiba-tiba, bus tersebut bergerak mundur hingga akhirnya terperosok ke dalam jurang yang 'menopang' badan jalan itu. Menurut informasinya, bus transportasi anak sekolah tersebut milik PT Adei Plantation.

Akibat kejadian tersebut, dikabarkan seorang pembantu 'driver' meninggal ditempat dengan kondisi mengenaskan. Sementara puluhan penumpangnya, rata-rata kalangan pelajar mengalami luka-luka.

Camat Bunut, Sugeng Wiharyadi, saat dikonfirmasikan membenarkan peristiwa tersebut dan memastikan anak-anak sekolah yang ada di dalam bus tersebut seluruhnya dapat tertolong hingga tidak berujung maut.

"Informasinya para penumpang yang mayoritas anak sekolah dilaporkan selamat semuanya. Namun, memang ada korban yang tewas terlindas bus yang gagal mendaki tanjakan yang tinggi di desa Sungai Buluh", ujar Camat Bunut melalui telepon genggamnya.

Kapolsek Bunut, AKP Ali Nasir mengakui telah mendapat laporan atas peristiwa naas itu. Anggota juga telah turun ke lokasi kejadian untuk melakukan pertolongan dan hidentifikasi.

Kanit Reskrim Polsek Bunut, Aipda Turmin, yang berada di tempat kejadian perkara (TKP) mengaku juga turut membantu dalam mengevakuasi korban dan bus yang terbalik.

"Memang ada korbannya, namun saat ini kami masih di TKP dan belum bisa dirinci identitas korbannya, nantilah informasinya saya sampaikan kepada rekan media melalui Kanit Lantas", katanya.

Ditempat terpisah, manajemen PT Adei melalui humasnya, Nasution juga mengaku telah mendapatkan informasi terkait trakedi maut tersebut. "Seluruhnya tengah dalam penanganan aparat kepolisian setempat," katanya.(ilm)