TELUKKUANTAN – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau mempercepat implementasi program makan bergizi gratis (MBG) sebagai langkah nyata mendukung program strategis nasional. Dukungan ini ditegaskan langsung oleh Bupati Kuansing, Suhardiman Amby, saat meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Srikandi Merah Putih di Desa Petai, Selasa (20/1/2026).

​Dalam sambutannya, Bupati Suhardiman menyatakan bahwa program inisiasi Presiden RI Prabowo Subianto ini merupakan investasi jangka panjang untuk mencetak generasi emas yang sehat dan kompetitif.

​"Program MBG ini bukan hanya soal pemenuhan gizi anak-anak, tetapi bagian dari strategi besar menciptakan generasi yang berdaya saing," ujar Suhardiman di hadapan tamu undangan.

Menariknya, Suhardiman tidak hanya menyoroti aspek kesehatan. Ia menginstruksikan agar seluruh kebutuhan dapur MBG, mulai dari beras, sayur, hingga sumber protein, wajib dipasok oleh petani dan pelaku usaha lokal di Kuansing.

​"Kita ingin roda ekonomi masyarakat ikut berputar. Jadi, bahan pokok dapur MBG harus dari hasil keringat petani kita sendiri. Dengan begitu, manfaatnya ganda: anak-anak sehat, ekonomi warga meningkat," tegasnya.​

Saat ini, Pemkab Kuansing tengah mengawal persiapan 23 titik dapur MBG yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten. Suhardiman berharap seluruh fasilitas tersebut segera beroperasi secara optimal dalam waktu dekat.

​Apresiasi juga diberikan kepada Yayasan Mutiara Inshani Indonesia yang mengelola SPPG Srikandi Merah Putih. Pendiri yayasan, Ade Hartati, M.Pd, menyambut baik dukungan penuh dari Pemkab Kuansing.

​"Kami berkomitmen menjalankan program ini secara berkelanjutan. Fokus kami adalah memastikan kualitas gizi anak-anak terjaga sekaligus membantu menyejahterakan masyarakat sekitar," ungkap Ade Hartati.***