SIAK SRI INDRAPURA, GORIAU.COM - Entah apa yang ada dalam pikirannya. Tiba-tiba saja Bupati Siak Drs. H. Syamsuar, MSi meminta panitia untuk mengganti pohon yang akan ditanamnya. Panitia pun kalang kabut mencari tanaman yang dipinta Bupati.

"Saya mau tanam Durian, gantilah Matoa ini," pinta Bupati kepada panitia yang ada di SMK N 2 Siak. Kebetulan, di lobang yang berlabel Bupati sudah disiapkan satu batang bibit pohon Matoa.

"Di Siak ini tak cocok tanam Matoa, tanahnya hanya cocok untuk Durian," ujar Bupati mengemukakan alasannya memilih Durian ketimbang pohon Matoa.

Akhirnya, pohon Matoa tersebut langsung disingkirkan panitia dan diganti dengan pohon Durian. Kebetulan, pohon Durian tersebut berada tepat berada di lobang yang berlabel Kapolres Siak. Barulah, Bupati Siak mulai menanam pohon tersebut.

Syamsuar berharap, pohon yang ia tanam hari ini dapat tumbuh dengan besar. Sehingga, memberikan manfaat kepada siswa SMK N 2 Siak. "Rawat pohon ini baik-baik ya. Hingga besar. Sehingga, batangnya bisa sebagai pelindung dan buahnya dapat pula dimakan," ujar Bupati seraya tersenyum.

Syamsuar pun berjanji akan selalu melihat perkembangan pohon Durian tersebut. Sebab, ia tak mau Duriannya mati sia-sia. "Saya akan cek durian ini besok," katanya.

Dalam pemberitaan sebelumnya, kegiatan menanam pohon di SMK N 2 Siak merupakan upaya menanam satu miliar pohon di Indonesia. Di Siak sendiri, ada sekitar 3.000 pohon yang ditanam secara serentak siang tadi.

Adapun tanaman yang ditaman bervariasi. Mulai dari tanaman penghasil buah-buahan hingga sekedar tanaman pelindung biasa. Seperti Rambutan, Matoa, Durian, Tampui dan Mahoni.(san)