BAGANSIAPIAPI, GORIAU.COM - Bupati Rokan Hilir Suyatno A.MP meminta setiap SKPD untuk menghilangkan kebiasaan lama yang nantinya akan menghambat pembangunan daerah. Misalnya, pengajuan daftar nama pokja ULP serta panitia pelaksana tekhnis kegiatan masing masing SKPD.

''Setelah disyahkan dan diverifikasi Gurbenur APBD kita, saya menegaskan agar setiap SKPD harus mengajukan nama pokja ULP dan PPTK agar saya buat SK dan menandatanganinya. Jangan lagi kebiasaan lama dipelihara. Dampaknya akan mengganggu serapan anggaran pembangunan," kata Suyatno kepada GoRiau.com baru-baru ini.

Disampaikan Bupati, tahun 2015, pemerintah akan menargetkan penyelesaian proyek tepat waktu. Jika perlu, progress pekerjaan dikerjakan lebih cepat dari waktunya. Ketika disinggung kendala yang dihadapi kontraktor selama ini akibat pengaruh cuaca terutama proyek yang berhubungan dengan penimbunan jalan, Bupati mengatakan, pokja ULP harus memprioritaskan lelang tender proyek pembangunan infrastruktur bangunan dan penimbunan jalan agar tidak ada alasan masalah keterlambatan.

Pokja ULP juga harus mampu memetakan proyek mana saja tergolong skala prioritas untuk ditenderkan terutama berhubungan dengan publik. Misalnya perbaikan jalan yang rusak akibat banjir kemarin. Dalam postur APBD tahun 2015, Kata Suyatno, dirinya sudah mengecek mana program yang benar benar menyentuh publik. Sesuai dengan postur APBD 2015, angka pengeluaran belanja rutin hanya berkisar 40% sedangkan untuk belanja pembangunan 60%.

Dia juga mengingatkan kepada seluruh rekanan yang mendapatkan proyek dikabupaten Rokan Hilir agar langsung action dan tidak lagi mengulur ngulur waktu pengerjaannya. Kontraktor harus selalu berkoordinasi dengan pelaksana tekhnis kegiatan dan aparatur setempat dan jangan berjalan sendiri sendiri.

Suyatno berjanji pengesahan APBD tahun 2015 akan dilakukan pada akhir tahun ini. Itu tergantung kerja tim banggar eksekutif dan legislatif. Adapun besaran APBD Tahun 2015 berkisar Rp 2,4 T.

''Kita harus segera mengesahkan APBD. Kalau memang tidak aral melintang bulan februari sudah lelang tender proyek," katanya. (amr)