TELUKKUANTAN - Pariwisata merupakan satu dari lima program pembangunan yang akan dilakukan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Drs. H. Mursini, MSi bersama wakilnya H. Halim.

Dalam draf Ranperda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kuansing 2016-2021, hanya tercermin pengembangan objek wisata alam seperti air terjun.

"Padahal, Kuansing sangat kaya dengan cagar budaya yang memiliki nilai pariwisata yang tinggi," ujar juru bicara Fraksi Demokrat, Jefri Antoni, ST saat menyampaikan pandangan umum pada paripurna DPRD Kuansing, Rabu (18/1/2017).

Salahsatu cagar budaya yang tak boleh dilupakan oleh Pemkab Kuansing, kata Jefri, seperti Silat Pangean.

"Setiap tahun, orang dari berbagai penjuru Riau datang berziarah ke makam guru silat yang umumnya adalah ulama," ujar Jefri.

Dikatakan Jefri, setiap kenegerian di Kuansing memiliki masjid tua. Seperti Pangean yang memiliki Masjid Jamik, masuk dalam deretan masjid tertua di Kuansing.

"Objek wisata religi seperti ini perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah," ujar Jefri.

Menurut Jefri, langkah yang harus diambil oleh pemerintah yakni dengan melakukan pembugaran situs-situs sejarah tersebut.

"Sehingga, orang-orang semakin ramai datang ke Kuansing, tidak hanya ketika pacu Jalur, tapi juga saat momen-momen lainnya. Seperti di Pangean, itu setiap 1 Syawal sangat ramai wisatawan datang dari berbagai daerah," pungkas Jefri. *** #KUANSING