
SELATPANJANG - Bupati Kepulauan Meranti Drs H Irwan MSi mengingatkan seluruh kepala desa di Kota Sagu untuk membangun jalan lingkungan menggunakan dana desa. Selain itu, Kades juga diminta agar tidak mengusulkan pembangunan jalan poros menggunakan sistem semenisasi.
Pernyataan itu disampaikan langsung H Irwan saat berada di tengah-tengah masyarakat Kecamatan Rangsang, Kamis (12/1/2017). Bupati juga mengingatkan kepada Kades untuk tidak lagi mengusulkan pembangunan jalan poros dengan cara semenisasi karena tidak akan bertahan lama. "Kades jangan lagi mengusulkan pembangunan jalan poros dengan semenisasi karena dua tahun sudah hancur, kecuali untuk jalan lingkungan, tujuan pemerintah menyarankan ini bukan tidak pro pada pengusaha lokal namun ingin hasil pembangunan baik dan masyarakat puas atas pembangunan itu," paparnya.
Diakui H Irwan juga, ia berkeinginan seluruh jalan poros di Meranti menggunakan aspal Hotmix seperti jalan-jalan yang ada di Kota Selatpanjang. Jadi, peningkatan jalan Base di tiap kecamatan adalah sebagai pondasi awal. Pembangunan seperti ini sudah dilaksanakan di beberapa daerah Kepulauan Meranti. "Saya ingin pembangunan yang dilaksnakan bermanfaat untuk masyarakat, yang juga turut berdampak pada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan maayarakat demi tumbuh kembangnya Meranti dimasa yang akan datang," pungkasnya.
Saat itu, Bupati H Irwan juga sempat menjelaskan situasi ekonomi di Indonesia yang sedang berada dalam keadaan tertekan, dampak dari keuangan negara mengalami krisis. Hal ini kata H Irwan, berdampak pula pada kabupaten termuda se Provinsi Riau. Meski demikian, Pemda Meranti tidak akan menyerah dan akan mengupayakan pembangunan infrastruktur strategis sesuai kemampuan dengan memanfaatkan seluruh potensi yang ada. Untuk pembangunan desa, disampaikan H Irwan juga, Pemda Kepulauan Meranti akan membantu lewat dana Anggaran Dana Desa (ADD), meski jumlahnya semakin menurun.
"Saya harap Kades dapat mensiasatinya dengan memaksimalkan seluruh potensi yanga ada. Kedepan, jalan lingkungan dapat diselesaikan oleh Kades melalui program ADD. Pemda sedang fokus membangun jalan poros yang menghubungkan antar desa di semua kecamatan," kata H Irwan.
"Saya harap Kades dapat memakluminya, saat ini Pemerintah Pusat terus menambah alokasi dana per desa sebesar 700 Juta, ditambah 400 sampai 500 Juta dari APBD Kabupaten, gunakan dana itu sehemat dan seefisien mungkin dengan memfokuskanya pada pembangunan infrastruktur yang benar-benar dibutuhkan," tambahnya. ***