DURI - Bupati Bengkalis, Amril Mukminin bersama Manjeli Suku Sakai Riau menggelar pertemuan di gedung LAMR Mandau, Jumaat (16/12/2016). Dalam pertemuan tersebut, Bupati menegaskan agar seluruh masyarakat suku Sakai dapat hidup lebih maju dan agar lebih baik lagi. Dengan tujuan suku Sakai tidak lagi disebut-sebut sebagai suku terasing.

"Masyarakat suku Sakai jangan takut untuk bersaing sama yang lainnya. Masyarakat Sakai jangan mau hanya berpangku tangan, mengharap belas kasih dari orang lain. Jika selama ini suku Sakai sibuk mencari lapangan kerja, sekarang dan kedepannya harus bisa membuka lapangan kerja untuk orang banyak," kata Bupati saat pertemuan itu.

Bupati Amril sangat yakin hal itu dapat terwujud dikarena sudah banyak masyarakat dari suku Sakai yang kehidupannya sudah maju, mengikuti perkembangan zaman saat ini. Itu karena prinsip yang paling penting terus dipegang, yakni kompak dan menjali persatuan dan kesatuan.

"Apalagi suku Sakai saat ini juga sudah banyak yang berkeluarga dengan suku lainnya. Itu artinya meski sudah berbaur dengan suku lain, tetapi masih memiliki darah Sakai. Tidak ada lagi Sakai yang meminta-minta, Sakai yang mengganggu, Sakai yang menjual hutan, jangan ada lagi Sakai yang seperti itu," katanya.

Sementara itu, Ketua Majelis Suku Sakai Riau (MSSR), Suryadi menyebutkan, pasca dilantiknya pengurus MSSR ini, beberapa kegiatan sosialisasi sudah dilakukan diseluruh Batin di Dumai, Minas, Siak serta di Duri dan sekitarnya.

"Pertemuan kali ini kami lakukan, bukan karena Bupati merupakan orang Sakai juga, tetapi beliau tetap seorang Bupati yang siap menampung aspirasi masyarakat di wilayahnya. Makanya semua pengurus dan tokoh Sakai kita undang untuk berdialog langsung kepada Bupati, menyampaikan apa-apa yang menjadi usulan untuk kebaikan Suku Sakai kedepan," ujar Suhardi. *** #BENGKALIS