SIAK SRI INDRAPURA, GORIAU.COM - Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Siak, Senin (14/1/2013) mengambil sampel air Sungai Siak yang dilaporkan warga karena berbau busuk. Sampel diambil di Desa Rantau Panjang, Kecamatan Koto Gasip.

Pengambilan sampel langsung dipimpin Kabid Pemulihan BLH Siak, Syaiful Amar, SSos MSi, Senin pagi ini. Sampel ini nantinya akan diuji di laboratorium untuk melihat penyebab pencemaran di daerah tersebut.

''Kita mendapat laporan dari masyarakat tentang adanya air Sungai Siak yang berbau busuk dan membuat ikan sempoyongan, makanya hari ini kita lakukan pengecekan langsung ke lapangan sekaligus kita ambil sampel untuk diuji,'' ujar Syaiful Amar.

Karena harus diuji terlebih dahulu, BLH Siak belum bisa memastikan limbah dari mana yang menyebabkan air Sungai Siak menjadi busuk. Kita tunggu hasil uji laboratorium dulu, setelah itu baru bisa diketahui apa penyebabnya,'' tambahnya.

Jelang dapat kepastian penyebab pencemaran, Syaiful Amar mengharapkan masyarakat lebih waspada terhadap air yang diduga tercemar tersebut.

Sebelumnya dilaporkan, warga Rantau Panjang menemukan banyaknya ikan yang sempoyongan di DAS Siak tepatnya di daerah Rantau Panjang. Selain menyebabkan ikan yang sempoyongan, air sungai juga menjadi busuk. Peristiwa ini sering terjadi pada saat air pasang dan menyebabkan warga tak bisa menggunakan air untuk kebutuhan sehari-hari. (sks)