BENGKALIS - Badan Penanggulangan Bencana Daerah-Pemadam Kebakaran (BPBD-Damkar) Kabupaten Bengkalis, bertumpus lumus memadamkan kebakaran lahan dan hutan (karlahut) dan terus memantau hotspot (titik panas) dan hotfire (titik api) di wilayah Kabupaten Bengkalis.

Dari pantauan BPBD-Damkar Kabupaten Bengkalis, beberapa wilayah telah terjadi kebakaran, seperti Kecamatan Siak Kecil, Mandau dan Rupat.

"Laporan anggota kita, saat ini anggota dilapangan masih melakukan pemadaman ketiga kecamatan tersebut. Sebelum padam betul apinya, tim tidak boleh pulang meninggalkan lokasi kebakaran," ujar Kepala BPBD-Damkar Kabupaten Bengkalis, Muchamad Jaalal, saat dihubungi GoRiau.com.

Hingga Hari Minggu (28/2/2016), dikatakannya, tim gabungan terdiri dari TNI-Polri dan Forum Masyarakat Gotong Royong, masih melakukan pemadaman atau pendinginan. Untuk Kecamatan Siak Kecil 6 titik api, diantaranya Desa Sungai Linau 3 titik dan Desa Bandat Jaya 3 titik.

"Kesulitan kita saat memadamkan di Desa Bandar Jaya, karena lokasinya dalam hutan. Ditambah akses jalan yang cukup sulit, juga air yang sulit diperoleh. Meskipun demikian, kita tetap upayakan pemadaman," terang Jaalal.

Masih dikatakannya, untuk Kecamatan Mandau di Desa Petani dan Desa Tasik Serai di Kecamatan Pinggir. Untuk di Kecamatan Rupat, Desa Sukoharjo Mesim dan Desa Sri Tanjung.

"Alhamdulillah tadi malam di Bengkalis dan kecamatan lainnya yang terbakar diguyur hujan. Meskipun hujan, anggota tetap melakukan pemadaman, sampai api benar-benar padam dan tidak muncul kembali," tutupnya menjelaskan.***