SIAK SRI INDRAPURA, - Duta Lingkungan Hidup Perwira Rimba, SKMA'64 Bogor, R Andik Jaya Prawira, tak kuasa menyembunyikan rasa bahagia saat berada di tengah-tengah hutan magrove. Dari raut wajahnya terpampang jelas, bagaimana pria yang menghabiskan sisa umurnya untuk melestarikan lingkungan dan hutan itu begitu terharu saat menyaksikan Bupati Siak H Syamsuar meresmikan kawasan "Eco Tourism Hutan Mangrove Sungai Rawa" di Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Minggu (5/2/2017).

"Ini sangat luar biasa, pemerintah daerah sangat peduli dengan hutan magrove di Kabupaten Siak ini. Mudah-mudahan, peresmian yang baru saja dilakukan Pak Bupati hendaknya menjadi contoh bagi daerah lainnya di Indonesia," kata Kang Andik, disela-sela kegiatan.

Kang Andik menceritakan bagaimana pengalaman dirinya bersepeda keliling Indonesia sejak 10 tahun terakhir dengan misi pelestarian lingkungan dan hutan.

"Kunjungan saya ke Riau merupakan provinsi ke-28 dan Siak sebagai kabupaten ke-358, sudah ada sekitar 35 ribu kilometer jalan yang sudah ditempuh. Selain menjumpai alumni diseluruh Indonesia, misi saya hanya memperhatikan lingkungan dan hutan," ujarnya.

Usai meresmikan "Kawasan Eco Tourism Hutan Mangrove Sungai Rawa" di Kuala Sungai Rawa Kampung Sungai Rawa Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak, Bupati Siak H Syamsuar bersama Sekdaprov Riau H Ahmad Hijazi dan Kang Andik melihat langsung kondisi hutan magrove yang begitu indah.

"Hutan mangrove juga dikenal sebagai hutan bakau, karena mayoritas populasi tanaman yang hidup pada hutan mangrove adalah tanaman bakau. Tanaman ini memberikan banyak manfaat bagi kita semua dan lingkungan pantai," kata Syamsuar.

Saat ini, di Kabupaten Siak telah memiliki tiga hutan mangrove, diantaranya mangrove Mengkapan, Rawa Mekar Jaya, dan kawasan Ekowisata Hutan Mangrove Sungai Rawa yang baru saja diresmikan.

"Saya optimis, jika kawasan ini dikelola dengan baik, Insya Allah bisa dikembangkan menjadi destinasi baru sebagai tujuan wisata alam di Kabupaten Siak," ujarnya.

"Kawasan ini nantinya juga bisa dikembangkan sebagai lokasi penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan. Selanjutnya Pemkab Siak akan berupaya mempromosikan keberadaan kawasan ekowisata ini agar dapat diketahui masyarakat luas," tambah Syamsuar.

Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rahman diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Riau Ahmad Hijazi mengatakan, kegiatan peresmian hutan magrove ini sangat besar manfaatnya terhadap lingkungan, termasuk masyarakat yang berada disekitar hutan tersebut.

"Dukungan dari Pak Bupati Siak terhadap kegiatan ini patut kita apresiasi, apalagi merupakan pengembangan objek wisata yang saat ini telah gencar dilaksanakan Pemprov Riau," ujanya.

Pada kesempatan itu, Sekdaprov juga menjabarkan terkait kebijakan prioritas Pemprov Riau tahun 2017 ini, diantaranya peningkatan infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan pariwisata.

"Saya berharap hutan magrove ini bisa menjadi destinasi wisata di Siak. Tolong ini didukung sepenuh hati dan dijaga kelestariannya serta menerima dengan baik wisatawan lokal maupun turis asing yang datang ke sini," jelasnya.

Kegiatan ini dilaksanakan Yayasan Lingkar Pesisir Bertuah Kabupaten Siak, bekerjasama dengan Pengurus Daerah IKA SKMA (Sekolah Kehutanan Menengah Atas) Provinsi Riau dan Pengcab IKA SKMA Kabupaten Siak. *** #SIAK