
PANGKALANKERINCI, GORIAU.COM - Rusaknya disejumlah titik di jalan Lintas Bono, Kecamatan Teluk Meranti, dimanfaatkan oleh sekelompok oknum pemuda untuk mengambil keuntungan dengan melakukan pungutan liar (Pungli) kepada kendaraan yang melintas.
Dengan modus sedang melakukan pekerjaan penimbunan di titik-titik jalan yang berlubang, sekelompok pemuda memungut uang dari pengendara kendaraan yang melintas di jalan tersebut.
"Mereka kesanya memaksa dengan meminta pungutan Rp 25 ribu sekali melintas di jalan itu,"terang salah seorang warga Teluk Meranti, yang meminta namanya tidak ditulis, Jumat (2/5/2014).
Dijelaskan warga tersebut, di lokasi tersebut sekelompok pemuda melakukan pungutan itu, terdapat tumpukan material, namun tidak digunakan untuk menimbun jalan berlobang.
"Tumpukan material memang ada, namun hanya dibiarkan begitu saja, hanya sebatas modus saja,"jelasnya.
Disebutkanya, aksi sekelompok warga tersebut dilakukan sejak kemarin. Aksi mereka dinilai sangat meresahkan bagi pengendara kendaraan yang melintas.
"Aksi mereka sejak Kamis kemarin. Tepatnya di jalan Lintas Bono, Desa Pangkalan Panduk,"tandasnya.(rkn)