PEKANBARU, GORIAU.COM - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau telah menerima data seluruh 100 honorer kategori dua (K2) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau yang lulus tes CPNS 2013 lalu. Selanjutnya, BKD Riau akan melakukan verifikasi satu per satu berkas tersebut.

Data tersebut merupakan syarat untuk dilakukannya verifikasi oleh BKD Riau. Dimana juga dilampirkan Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak baik dari honorer dan kepala Satuan Kerja Perangkat Kerja (SKPD) yang bersangkutan.

Kepala BKD Riau, M Guntur, Senin (16/6/2014), menjelaskan, sejauh ini belum ada indikasi ditemukannya kejanggalan atau honorer K2 'bodong' seperti yang isu yang berkembang kuat belakangan ini.

"Semua honorer sudah menyerahkan data, untuk selanjutnya akan kita cek satu per satu. Sejauh ini belum ada kejanggalan," kata Guntur.

Pendaftaran atau penyerahan data honorer tersebut dilakukan pada 2-13 Juni 2014 lalu. Setelah dilakukan verifikasi, BKD Riau akan mengirimkan hasil tersebut ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN) untuk diproses NIP-nya.

Namun jika di tengah jalan ditemukan kejanggalan atau ketidakwajaran, berkas honorer yang bersangkutan tidak akan diproses. "Itu sudah sesuai ketentuan dan honorer yang bersangkutan tentu saja akan diselidiki," ungkap Guntur.

Seperti diketahui, pemberkasan CPNS Honorer K2 di Lingkungan Pemprov Riau ini sudah terkendala sejak lalu. Dimana selain masa transisi kepala daerah, beberapa honorer yang bersangkutan juga diisukan terlibat honorer bodong.

Untuk itu, jelang pemberkasan dilakukan, BKD Riau terus membuka peluang kepada masyarakat atau pihak lainnya memberikan laporan jika memang ada diantara 100 honorer tersebut terindikasi bodong.***