
PEKANBARU – Benturan keras tak terhindarkan memecah keheningan di Jalan Raja Panjang Okura, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Rabu (25/3/2026) sore. Dua unit sepeda motor yang melaju dari arah berlawanan terlibat tabrakan adu kambing yang mengakibatkan kedua pengendaranya kehilangan nyawa.
Peristiwa nahas di dekat SDN 16 Okura sekitar pukul 16.30 WIB ini melibatkan Honda Scoopy bernomor polisi BM 4866 NB dan Yamaha Fizr BM 4944 DK. Kerusakan parah pada bagian depan kedua kendaraan menjadi saksi bisu betapa kuatnya benturan yang terjadi di jalanan beraspal lurus tersebut.
Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, Satrio BW Wicaksana, membenarkan insiden memilukan itu. Ia menyebutkan kecelakaan lalu lintas ini masuk kategori berat, dengan kerugian material ditaksir mencapai Rp10 juta akibat ringseknya kedua motor.
"Dua pengendara mengalami luka berat di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia," ujar Satrio, Kamis (26/3/2026).
Benturan keras itu merenggut nyawa Muhammad Alif Fasyadilla (17), remaja warga Jalan Raja Panjang Okura, serta Argianto (34), warga asal Kabupaten Siak. Alif sempat dievakuasi ke RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, namun nyawanya tidak tertolong saat menjalani perawatan medis. Sementara itu, Argianto menghembuskan napas terakhir dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Mengenai penyebab kecelakaan, hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) menunjukkan insiden bermula ketika Argianto memacu Yamaha Fizr dari arah selatan menuju utara. Setibanya di lokasi kejadian, motor tersebut mengambil jalur kanan.
"Diduga pengendara Yamaha Fizr tidak hati-hati, kurang konsentrasi, serta tidak menggunakan jalur kiri sehingga terjadi tabrakan," jelasnya.
Nahas, pada detik yang sama muncul Honda Scoopy yang dikendarai Alif dari arah berlawanan. Jarak yang sudah terlalu dekat membuat tabrakan hebat tidak dapat dielakkan oleh kedua korban.
Saat tragedi itu terjadi, kondisi cuaca terpantau cerah dengan arus lalu lintas yang sedang. Pihak kepolisian telah menghimpun keterangan saksi di lokasi dan melakukan olah TKP untuk menyelidiki lebih dalam kecelakaan dua arah ini. ***